Apa sih Faktor-Faktor yang Membuat Harga Jam Tangan Swiss Mahal

Image 3
Blog

Harga sebuah jam tangan berlabel ‘Swiss Made’ bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Bahkan, untuk jam tangan yang diperdagangkan di rumah lelang, harga jam tangan Swiss bisa mencapai ratusan milyar rupiah.

Jumlah ini tentu memiliki alasan. Mengingat Swiss atau Switzerland memang terkenal sebagai market leader industri jam tangan dunia bahkan sejak ratusan tahun lalu. Akan tetapi apakah alasan tersebut make sense untuk membuat harga sebuah jam tangan bisa lebih mahal dari sebuah rumah? Untuk mengetahui hal ini mari kita bahas terlebih dahulu faktor-faktor yang menentukan harga sebuah jam tangan.

Faktor-Faktor Penentu Harga Jam Tangan

1.Material atau Bahan Baku

Faktor pertama dan yang paling jelas adalah material atau bahan baku sebuah jam tangan. Jam tangan yang terbuat dari baja (stainless steel) tentu memiliki harga yang berbeda dengan jam tangan yang terbuat dari titanium.

Beberapa bahan baku yang sering dijadikan material jam tangan selain baja dan titanium adalah perunggu, emas, forged carbon, ceramic dan kuningan. Masing-masing material memiliki kelemahan dan kelebihan sendiri-sendiri yang harus Anda pertimbangkan sebelum membeli sebuah jam tangan. Material ceramic misalnya, meski sedikit lebih mahal dari jam tangan berbahan baku baja, jam tangan dengan material ceramic lebih mudah pecah.

2.Kondisi Fisik Jam Tangan

Harga jam tangan baru tentu lebih mahal daripada harga jam tangan bekas. Meskipun demikian, ada jam tangan bekas tertentu yang dijual dengan harga yang sangat mahal. Biasanya jam tangan bekas seperti ini merupakan jam tangan yang sudah tidak diproduksi lagi dan memiliki nilai historis yang kuat seperti jam tangan Rolex Submarine milik Paul Newman.

3.Kerumitan Fitur Jam Tangan

Semakin banyak fitur yang dihadirkan oleh sebuah jam tangan, maka semakin advance pula sumber daya baik sumber daya teknologi atau sumberdaya manusia yang digunakan untuk membuat jam tangan tersebut. Akibatnya harga jam tangan tersebut lebih mahal dibandingkan jam tangan lainnya yang hanya memiliki fitur standar yaitu, jam, menit, detik dan tanggal.

4.Biaya Produksi dan Biaya lain-lain

Biaya produksi adalah sejumlah uang yang digunakan oleh perusahaan untuk memproduksi suatu barang termasuk jam tangan. Biaya ini termasuk biaya beli bahan baku, beli atau sewa teknologi, biaya gaji tenaga kerja dan biaya listrik dan transportasi.

Selain biaya produksi, ada juga biaya lain yang mempengaruhi harga sebuah jam tangan terutama jika jam tangan tersebut didistribusikan ke luar negara produsen. Biaya lain-lain ini seperti biaya transportasi distribusi dari perusahaan ke konsumen, biaya tes kapabilitas jam, biaya pajak import dan barang mewah, biaya kerja sama dengan retailer dan lain-lain.

Salah satu penyebab jam tangan microbrand memiliki harga yang jauh lebih murah daripada jam tangan dari brand kenamaan seperti Rolex atau Omega adalah produsen jam tangan tersebut mampu memangkas biaya produksi dan biaya lain-lain ini.

5.Level kualitas

Level kualitas disini dapat diartikan sebagai kualitas finishing jam tangan tersebut. Ada kalanya dua buah jam tangan yang memiliki bahan baku dan biaya produksi yang sama memiliki harga yang berbeda karena faktor ini. Namun sebagai seorang konsumen, untuk mengetahui level kualitas ini ada baiknya Anda berdiskusi terlebih dahulu dengan ahli jam atau rekan Anda yang lebih mengerti soal jam.

6.Movement yang digunakan

Movement yang dipakai untuk operasi sebuah jam tangan dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu, Third Party Movement dan In-house MovementThird Party Movement adalah movement yang diproduksi dan dijual secara massal oleh sebuah perusahaan sehingga movement jenis ini dapat dipakai oleh brand jam tangan di luar jam tangan yang diproduksi perusahaan tersebut. Contoh dari movement jenis ini adalah Miyota movement dan ETA movement.

In-house Movement adalah movement yang khusus diproduksi oleh sebuah perusahaan jam tangan untuk mendukung produksi jam tangan perusahaan tersebut sendiri. Contoh movement jenis ini adala Rolex Caliber 3135 dan Rolex Caliber 3186.

Harga Third Party Movement umumnya lebih murah daripada In-house Movement karena diproduksi untuk publik. Oleh karena itu, penting juga bagi Anda untuk melihat movement yang digunakan oleh sebuah jam tangan untuk mengukur kesesuaian harga jam tangan tersebut dengan kualitas yang diberikan.

7.Brand Heritage

Harga sebuah jam tangan akan lebih mahal jika jam tangan tersebut diproduksi oleh perusahaan ternama .Merek-merek terkenal seperti, Rolex, Patek Philippe, Omega tentu lebih dikenal oleh masyarakat daripada brand dari jam tangan microbrand. Sebab perusahaan-perusahaan tersebut sudah berdiri sejak puluhan tahun atau bahkan ratusan tahun lalu, dan jam tangan edisi lama mereka terus dicari oleh para kolektor.

8.Permintaan Pasar (Market Demand) dan Ketersediaan (Availability)

Sesuai dengan hukum permintaan-penawaran, semakin tinggi permintaan pasar akan sebuah barang, maka semakin tinggi pula harga barang tersebut dan begitu pula sebaliknya. Sama halnya dengan prinsip kelangkaan yaitu, semakin langka sebuah barang (terutama barang-barang mewah dan bahan pokok) maka semakin mahal pula harga barang tersebut.

Patek Philippe Grandmaster Chime Ref 6300 A-010 tidak akan terjual seharga 31 juta USD di auction house apabila jam tangan tersebut diproduksi secara masal. Jam tangan ini terjual dengan harga tersebut karena memang hanya diproduksi sekali dan hanya ditujukan untuk acara lelang tersebut.

9.Strategi Marketing

Produk yang bagus belum tentu berhasil jika tanpa didukung strategi marketing yang bagus pula. Dalam rangka mengenalkan produk terbaru ke pasar, sebuah brand jam tangan bisa jadi mengeluarkan ratusan juta rupiah atau bahkan, milyar rupiah untuk membangun lini marketing yang handal misalnya, dengan menyewa seorang brand ambassador, atau content creator di media sosial.

Alasan harga jam tangan buatan Swiss mahal

Jam tangan buatan Switzerland terutama jam tangan mewah buatan negara tersebut memiliki nyaris semua alasan untuk membuat produk mereka dijual dengan harga mahal di pasaran. Alasan yang pertama adalah produk jam tangan Swiss diproduksi oleh perusahaan yang memiliki brand heritage puluhan hingga ratusan tahun dan kualitas hasilnya diuji oleh otoritas terkait di negara tersebut. Hal ini membuat kualitas jam tangan Swiss baik dari sisi material maupun finishing terjamin.

Alasan yang kedua adalah biaya produksi yang mahal. Industri jam tangan adalah industri yang menggabungkan teknologi mutakhir dengan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk membeli mesin-mesin dan memperkerjakan individu terbaik tentunya diperlukan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi movement yang diproduksi di negara tersebut seperti ETA juga lebih mahal daripada movement yang lain selain In-house movement.

Alasan yang terakhir adalah jam tangan Swiss terbilang memiliki strategi marketing yang berhasil sehingga mampu membangun komunitas penggemar khusus penggemar jam tangan Swiss di seluruh dunia. Hal ini berakibat pada permintaan jam tangan Swiss di seluruh dunia terbilang tinggi dan stabil.

Harga mahal memang tidak menjamin kualitas. Namun, dengan mengetahui alasan mengapa sebuah jam tangan memiliki harga yang mahal diharapkan Anda dapat memilih jam tangan yang paling cocok dengan anggaran Anda.

Related Posts: