MENGENAL FUNGSI JEWEL JAM TANGAN Apakah Lebih Banyak Lebih Baik?

Image 3
Blog

Jewel merupakan salah satu ikon terletak pada mesin jam tangan. Kebanyakan jewel berada pada movement mekanik. Lalu, apa itu Jewel? Bagaimana awal sejarahnya? Apa fungsinya dalam sebuah movement dan dimana posisi-posisinya? Apakah lebih banyak jewel lebih baik? Marilah kita simak ulasannya!

Apa itu Jewel?

Jika kita memperhatikan movement-movement mekanik, akan sangat mudah untuk menemukan beberapa titik kecil berwarna ungu yang menempel di beberapa tempat pada movement tersebut. Jumlahnya bermacam-macam dan posisinya pun berbeda-beda untuk setiap movement. Inilah yang disebut dengan Jewel Bearing.

Penemuan Jewel Pertama Tahun 1704

Jewel ini pertama kali ditemukan dan digunakan pada jam tangan pada tahun 1704 oleh seorang ahli astronomi, ahli matematika, sekaligus sebagai watch maker bernama Nicolas Fatio De Duillier yang berasal dari Swiss. Pada awalnya Jewel menggunakan diamond asli, yang kemudian pada tahun 1902 seseorang bernama Auguste Victor Louis Verneuil mulai mendeveloped jewel dengan bahan sintetis, melainkan menggunakan bahan cristal Sapphire dan Ruby. Yang mana, kekuatan dari kedua Kristal tersebut kurang lebih sama dengan diamond asli. Dan yang paling penting, tentunya harganya juga menjadi lebih terjangkau. Jumlah jewel pada jam tangan bermacam-macam, ada yang 17 jewels, 21 jewels, 24 jewels, bahkan ada juga yang menggunakan 82 jewels.

Lalu, apa itu fungsi dari Jewel?

Fungsi utama dari jewel adalah untuk mengurangi friction akibat dari gir yang bersentuhan dan berputar terus menerus yang hampir tidak berhenti. Jadi, dapat dikatakan bahwa jewel ini merupakan pelindung. Ada juga yang mengatakan bahwa jewel ini menentukan akurasi jam tangan. Sebenarnya jika dilihat secara langsung tidak berpengaruh, namun memang jewel ini berfungsi untuk mengurangi friction sehingga mekanismenya tidak rusak. Nah, karena mekanismenya terjaga maka otomatis movementnya juga lebih akurat. Gear akan bergerak terus-menerus selama jam tangan itu hidup. Yang membuat gir dapat berputar dan bergerak adalah terdapat tiang kecil atau jarum (pinion) sebagai poros untuk setiap girnya. Maka dapat dibayangkan mesin ini akan terus bergerak, artinya pinon dan girnya lama-lama akan aus karena metal ketemu metal. Untuk mengurangi friction ini maka digunakanlah jewel, karena bahannya yang kuat dan tidak berkarat. Jadi, selain mengurangi aus atau friction, jewel juga berfungsi untuk mencegah mekanisme giri-girinya macet karena karat. Jika mekanisme girnya rusak karena aus, maka akan berdampak pada akurasi movementnya, dan mungkin lama kelamaan akan menyebabkan mati total. Nah, dengan adanya jewel ini maka mesin jam tangan akan lebih awet, tidak gampang rusak, dan juga lebih akurat.

Bagaimana Jenis-Jenis Jewel?

Terdapat beberapa bentuk Jewel dan penempatan. Ada yang berbentuk donat yang tengahnya ada lubang, ada juga yang berbentuk utuh seperti mangkuk, dan ada juga yang berbentuk kotak. Dan jika diperhatikan, jewel ini tidak rata atau tidak datar tapi cekung atau cembung karena jewel ini merupakan tempat untuk pelumas atau lubrikan untuk menjaga mekanisme gerakan yang lancar. Dan jewel rata-rata terdapat di dua sisi mesin, yaitu bagian atas dan bagian bawah. Karena pion atau jarum masuk dari sisi mesin atas tembus sampai ke sisi satunya, maka diperlukan jewel untuk mengurangi friction atau aus di kedua sisi mesin tersebut. Kemudian, ada juga jewel yang dirancang untuk anti shock yang biasanya ditempatkan pada bagian atas dan bagian bawahnya balance wheel. Desainnya dibuat sedemikian rupa untuk dapat menahan kerusakan balance wheel karena balance wheel ini adalah bagian yang paling fragile dari bagian jam tangan. Nah, mekanisme shock absorber disebut juga dengan Inca Block. Lalu terdapat juga jewel yang berbentuk kotak, biasanya dipakai pada bagian pallet untuk menahan escape wheel untuk menahan escape wheel yang biasa disebut dengan pallet stone.

Rumor atau mitos yang beredar adalah semakin banyak jewel pada movement jam tangan, semakin bagus jam tangan tersebut. Benarkah hal demikian?

Minimum jewel yang biasanya dikategorikan movementnya bagus adalah 17 jewels, karena mungkin giri-girinya atau mekanisme yang paling rentan membutuhkan minimal 17 support jewel bearing. Pendapat yang menyatakan semakin banyak jewel pada movement jam tangan maka semakin baik itu ada benarnya. Dengan syarat ditempatkan pada bagian yang seharusnya, yaitu tempat-tempat seperti poros gir yang memang membutuhkan support dari jewel. Dan semakin kompleks fitur jam tangan, maka semakin banyak mekanisme gir. Artinya, dibutuhkan semakin banyak jewel agar movementnya tahan lama dan tetap akurat. Tapi, kebanyakan jewel pun tidak ada gunanya. Seperti misalnya mesin jam tangan lama yaitu emrek Waltham, dimana lokasi jewelnya itu berderetan di bagian pinggiran movement, maka tidak ada fungsi untuk mensupport mekanisme gir yang berputar pada movementnya, akan tetapi murni untuk dekorasi.

Saat ini jewels banyak yang menggunakan bahan Sapphire Crystal atau Ruby dan tidak menggunakan diamond asli karena harganya jauh lebih terjangkau. Fungsi jewels yaitu untuk mengurangi friction atau aus karena tiang atau jarum (pinion) yang terus-menerus berputar secara konstan. Dan ini akan berdampak baik untuk akurasi sehingga dapat bertahan sampai puluhan tahun, Jadi demikian penjelasan singkat soal jewel di jam tangan.

Related Posts: