Cerita Dibalik Project MW TIMEPIECES LEGATODIVER

Image 3
Editor's Pick

Jam tangan ini merupakan microbrand dari Indonesia yang seluruh development konsepnya maupun desainnya dilakukan di Indonesia dan juga didaftarkan di Indonesia. Adrian sebagai founder jam tangan ini meyakini bahwa MW Timepieces ini akan menjadi sebuah microbrand yang berkualitas dari Indonesia. Ide ini sudah ada sejak tahun 2018 dan mulai serius pada tahun 2019 bersama partnernya, karena mereka melihat banyak sekali merek-merek microbrand yang bermunculan hampir setiap hari dan mereka bersaing dari sisi desain dan konsep yang mereka bawa. Dari situlah mereka berpikir bagaimana caranya membuat sesuatu yang  berbeda dalam desain approach.

Latar Belakang

            Sebenarnya idenya simpel tetapi sangat idealis yaitu sejak berada di industri jam tangan, Adrian melihat perkembangan microbrand begitu pesat. Jika kita lihat di mainstream crowd funding platform seperti Kickstarter atau Indiegogo, hampir setiap hari bisa ditemukan konsep desain microbrand baru yang banyak diantara mereka yang berhasil mendapatkan dana yang sangat cepat dengan jumlah yang besar. Tetapi jarang sekali terlihat konsep desain jam tangan dari Indonesia apalagi yang meraih banyak kesuksesan seperti dari negara Singapura, Hongkong, Amerika, Australia dan terutama dari negara-negara Eropa. Hal inilah yang membuat Adrian semakin serius ingin membuat sesuatu yang berasal dari Indonesia dengan konsep dan desain yang handal  dengan kualitas yang baik dan tidak kalah dengan microbrand luar negeri.

Inspirasi

            Jam tangan ini sebenarnya bukan totally guitar inspired tetapi karena Adrian menyukai musik terutama dalam hal ini yaitu gitar. Karena bagi Adrian gitar adalah instrument dengan berbagai interpretasi nadanya begitu luas juga memiliki ekterior yang indah.  Di  sisi lain Adrian sangat menyukai jam tangan terutama jam mekanikal dan diver. Kemudian munculah ide untuk menggabungkan dua konsep yaitu membuat jam tangan yang bagian-bagian tertentunya terinspirasi dari gitar.

            Maka diambil beberapa bagian dari gitar yang masih representative untuk berada di sebuah jam tangan contohnya seperti mengambil inspirasi fret boardnya dari gitar fender untuk dijadikan bezel insert lengkap dengan senar, fret dan pickupnya. Contoh lain yaitu tekstur crown yang mengambil inspirasi dari volume control Trek Aztecs dan bagian caseback yang mengambil inspirasi dari lubang gitar akustik yang lengkap dengan senarnya. Tapi desain secara keseluruhan, sangat tegas jam tangan ini adalah classic dive watch inspired contohnya bagian maxi case yang dimodifikasi lagi untuk kepentingan kenyamanan ketika dipakai.

            Lalu bagian indeks atau markernya mengambil inspirasi jam tangan Blancpain Fifty Fathoms Bathyscaphe sedangkan bagian handsnya mengambil inspirasi Syringe Hands dari Blancpain Fifty Fathoms Bathyscaphe karena sebagai sebuah merek jam tangan yang mempunyai nilai sejarah yang begitu solid dalam hal diving tools. Jadi jam tangan MW Timepieces ini adalah 2 kombinasi hobinya Adrian yang secara teknis di adjust agar bisa diproduksi. Perlu diingat juga bahwa ini bukan jam tangan hanya untuk para musisi atau para gitaris saja karena ini merupakan jam tangan yang sangat heavily guitar inspired dan terinspirasi dari classic dive watch jadi jam tangan ini untuk semua orang.

Makna Merek MW Timepieces Legatodiver

            Merek MW sebenarnya bukan merupakan sebuah singkatan karena Adrian berusaha membuat merek yang konsepnya open interpretation, sehingga siapa pun dapat menafsirkan apa itu singkatan MW bagi mereka. Jadi bebas mereka mau bilang My Watch, Men Watch, Music Waatch, Magnificent Watch atau apapun itu silahkan. Alasan lain karena konsep desain yang seimbang, jika huruf M dan W diputar maka akan tetap menjadi M dan W dan itu juga yang ingin dibawa disetiap desain dari MW Timepieces yang akan dikeluarkan dengan desain yang seimbang, tidak berlebihan dan bagus untuk dilihat.

            Bagi para pecinta musik mungkin sebagian besar sudah mengetahui bahwa Legato adalah sebuah alunan nada yang smooth dan semua nada terhubung dengan harmoni yang sangat baik yaitu pelan tapi indah, tidak banyak amplitude yang ekstrim serta pada alunan Legato penuh diisi dengan transisi nada yang indah. Itulah alasan menggunakan nama Legato karena ingin memulai dengan keindahan, pelan tapi pasti, tidak terburu-buru dan fokus pada desain yang indah dan kualitas. Jam ini juga tetap menggunakan nama diver sebagai identitas bahwa ini adalah diver watch yang mempunyai kemampuan diving yang mumpuni sehingga terciptalah nama Legatodiver.

Tempat Produksi

            Selama hampir 3 tahun Adrian melakukan riset untuk menemukan pabrik yang dapat mengakomodasi kesulitan teknis desain tanpa mengesampingkan kualitas, sampai pada akhirnya ditemukan pabrik di China yang sangat terkenal dan terbukti telah menghasilkan banyak merek microbrand besar. Jadi jam tangan ini dibuat dengan kualitas yang bagus dan dapat bersaing.

Demonstrasi produk

            Gambar 3D dalam jam tangan ini adalah representasi dari jam tangan fisik dari gambar teknis yang dibuat oleh pabrik yang telah dipilih dan telah sesuai dengan pengukuran teknis produksi dalam jam tangan. Maka bisa dipastikan bahwa gambar 3D yang telah di publish tidak akan memiliki perbedaan yang signifikan dengan produk aslinya.

Spesifikasi Teknis

            Jam tangan Legatodiver yang sedang dibuat dipastikan akan sangat representative secara dimensi sebagai classic dive watch dan secara teknis akan menjadi sebuah jam tangan dengan spesifikasi tinggi. Diameter jam tangan ini adalah 39mm dengan ketebalan 12mm, lug to lug tipnya 46mm dan memiliki lebar lug 20mm. Kemudian bezelnya dapat diputar karena 120 Clicks Uni Directional Rotating Bezel, material yang diguanakan adalah Stainless Steel Bezel dan bezel insert di engraved Fretboard Watch Style Guitar yang dilapisi oleh luminous. Bagian atas bezel insretnya dilapisi dengan Sapphire Crystal yang akan menghadirkan aksen yang lebih dynamic untuk bagian bezelnya. Efek 3D akan terlihat bagus dan juga jam tangan ini memilki luminous yang akan membuat desain menjadi sangat unik.

            Material case yang dipilih adalah 316L Stainless Steel dengan 4 varian dial yaitu black sunburst dial, blue sunburst dial, teal fume sunburst dial, dan white tekstur dial. Untuk semua markernya applied dengan teknik negative luminous dan fitur tanggal pun terdapat luminous. Untuk bagian crystal menggunakan Flat Sapphire Crystal agar dial terlihat lebih bersih. Selain itu, jam tangan ini dilapisi oleh 10 lapisan anti reflective dibagian bawah crystal. Lalu bagian casebacknya didesain secara khusus yaitu exhibition caseback dengan menggunakan Sapphire Crystal yang dibuat sedikit gelap dengan printing senar didalam kristalnya.

            Material braceletnya menggunakan 316L Stainless Steel dengan costume oyster desain, female end link, premium double locking deployant clasp dan bracelet yang sudah dilengkapi dengan double quick release mechanism jadi untuk membuka dan memasang braceletnya akan mudah dilakukan.  Movement yang digunakan jam tangan ini adalah Swiss Sellita SW200 Automatic Movement, running di frekuensi 28.800 VPH, 26 Jewels dan Power Reserve sampai dengan 38 jam serta Water Resistance 300mm. Jadi MW Timepieces Legatodiver merupakan jam tangan microbrand dengan spesifikasi sangat tinggi. Sehingga MW Timepieces Legatodiver adalah jam tangan micrgi.obrand yang spesifikasinya sangat tinggi.

Keunggulan

            Keunggulan MW Timepieces Legatodiver pertama adalah bezelnya sangat unik, indah secara eksekusi teknisnya cukup advance karena insert bezel Stainless Steel, highly engraved dan bagian atasnya dilapisi dengan Sapphire Crystal lengkap dengan luminous. Yang kedua adalah dibagian bawah fitur tanggal terdapat tulisan tegas yaitu Designed In Indonesia merupakan kelebihan yang membanggakan nama Indonesia. Yang ketiga adalah luminous, jam ini menggunakan Swiss Superluminova BGW9 yang memiliki intensitas yang baik dan bagian bezelnya pun dilapisi luminous sesuai engravingnya, serta markernya yang dibuat negative luminous bahkan untuk yang white dial menggunakan full di lume dial. Selain itu sign crownya terdapat luminous dan tanggalnya juga menggunakan luminous jadi jam tangan ini akan menjadi lume killer.

            Yang keempat adalah desain casebacknya akan sangat unik dan berbeda dengan jam tangan pada umumnya dengan desain yang interpresentasikan lubang pada gitar akustik. Kemudian yang kelima adalah double quick release mechanism yang ada pada bracelet yang akan memudahkan saat pergantian strap tanpa melupakan drilled lug holsenya jadi strap interchangenya tidak akan pernah menjadi issue. Keunggulan keenam yaitu detail dalam penyajian presentasi dalam jam tangan ini, kemasannya akan dibuat sangat menarik yang mengambil inspirasi dari guitar hard case sebagai kemasan untuk jam tangan ini dan akan terdapat extra strap buatan Indonesia dan kotak inipun di crafted di Indonesia yang akan menjadi kelebihan yang  membanggakan.

Perkembangan Project

            Perkembangan project ini sudah pada tahap final prototyping artinya final prototype sedang dalam proses produksi dan diperkirakan selesai pada bulan Agustus tahun 2021. Proses produksi akan dimulai pada September dan diperkirakan selesai pada Desember tahun 2021 dengan total produksi dari 300-500 pieces tergantung result dari crowd funding campaign  di platform mainstream seperti kickstarter ataupun Indiegogo.

Support

            Saat ini, Adrian sudah mempublish support page khusus untuk para watches antusias di Indonesia yang dibatas hingga bulan Agustus tahun 2021 sejumlah 100 pieces bagi Indonesia dam sisanya untuk crowfunding mainstream lainnya seperti Kickstarter ataupun Indiegogo yang direncanakan akan launching pada akhir Agustus ataupun awal September tahun 2021. Jam tangan ini akan tetap diproduksi dan berjalan sesuai rencananya dengan atau tanpa dukungan pun. Sebagai brand dari Indonesia, Adrian membuka kesempatan bagi para watch enthusiasts Indonesia untuk mendukung karya orang Indonesia. Terlepas dari goalsnya tercapai atau tidak, proyek ini akan tetap berjalan sesuai rencananya dan Legatodiver akan tetap hadir meramaikan dunia horology jadi jika tidak di Indonesia, maka Adrian akan mencoba di luar negeri dan Adrian sangat yakin bahwa ini akan mampu bersaing secara Intrernasional.

            Okey guys itulah cerita dibalik project jam tangan microbrand dari Indonesia MW Timepiecies Legatodiver, ini merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan dan mengharumkan nama Indonesia dalam dunia Horology, mari mendukung dan mencintai produk buatan orang Indonesia.

Selamat menikmati jam tangan apapun yang kalian punya, sampai ketemu lagi di artikel selanjutnya. !!

Related Posts: