Review Jam Tangan  CITIZEN PROMASTER BLUE ANGELS JY8078-52LV
Review

Review Jam Tangan CITIZEN PROMASTER BLUE ANGELS JY8078-52LV

Jam tangan Citizen Promaster Blue Angels merupakan US Navy Flight Demonstration Squadron yang dibentuk sejak tahun 1946 yang menjadikan Blue Angels Squadron ini sebagai Aeorabatic Squadron tertua kedua di dunia setelah Patroille De France Squadron dari Prancis yang sudah ada sejak tahun 1931. Jam tangan ini bukan jam tangan untuk para diver karena ini adalah pilot watch dengan segudang fitur.

Presentation

            Packaging jam tangan ini berbentuk kotak besar berwarna hitam yang bagus. Didalam kemasannya terdapat jam tangan beserta buku panduan yang cukup tebal. Kesan pertama untuk jam tangan ini adalah very intimidating dial karena terlihat memiliki fitur yang rumit dan tidak bisa sembarang di setting diperlukan buku panduan untuk belajar satu per satu fiturnya sampai dimengerti.

Dial & Crystal

            Setelah dilihat lebih dekat jam tangan ini memang mengintimidasi karena ada begitu banyak indikator-indikator dari mulai 2 LCD display, 3 sub dial, indikator chaptering yang begitu banyak angkanya, dan ada juga indikator di bezelnya yang terlihat sangat rumit dan futuristik. Itu semua adalah konsep dari Blue Angels yang dibuat sebagai Real Deal Tool Watch untuk para pilot.

Detail dial sangat advance, multi layer dan multi tekstur dengan warna keseluruhannya adalah navy blue yang keren, calm, tidak terlalu mengkilap dan dikombinasikan dengan beberapa jarum dan juga marker berwarna kuning sesuai dengan kombinasi warna pada logo Squadron Blue Angels. Finishing jam tangan ini sangat rapi walaupun terdapat banyak angka-angka kecil yang di print dengan sangat rapi. Indeks atau hour marker merupakan embos printing dan logo Citizen tercetak disalah satu sub dial yaitu dibagian sub dial UTC diatas berwarna putih. Lalu disebelah kiri terdapat sub dial kecil menunjukan power reserve dan radio signal yang bisa ditangkap dari AS, Jepang, Cina dan Eropa. Sedangkan disebelah kanan terdapat sub dial kecil merupakan indikator 24 jam.

            Bagian tengah dial terdapat 2 LCD display dengan bagian kiri adalah indikator home time atau local time display dan bagian kiri yaitu indikator waktu kota-kota lain di dunia, tanggal, indikator chronograph dan lain-lain. Bagian bawah dial memiliki pilihan mode setting yaitu mode wakyu, kalender, chronograph serta terdapat logo Blue Angels disebelah kiri yang diprint dengan sangat rapi. Jam tangan ini juga memiliki minute tracker yang diprint berwarna putih dan dibagian dial paling luar terdapat chapering yang berisi indikator yang bisa digunakan untuk fungsi-fungsi tertentu. Keseluruhan dialnya sangat ramai hampir tidak ada ruang yang tersisa karena sudah terisi oleh banyak sekali indikator dengan eksekusi finishing dial ini sangat sempurna. Untuk bagian crystal menggunakan Sapphire Crystal terlihat sangat clean dilapisi anti reflective coating.

Bezel

            Jam tangan yang mengusung konsep slide rule bezel dengan multiple indikator dibagian bezel atasnya walaupun angkanya kecil tetapi finishingnya sangat rapi. Bagian bezel berbahan brush stainless steel berwarna biru yang tidak terlalu mengkilap, kontruksi bezelnya pun sangat solid dengan finishing yang sangat bagus.

Case                                                                  

            Case berbahan solid Stainless Steel dengan dominasi finishing brush. Salah satu kelebihan jam tangan ini meskipun diameternya besar tetapi memiliki lug yang menukik ke bawah dan ini sangat membantu fitment ditangan. Kualitas finishing tidak perlu diragukan lagi, merek ini memang sangat detail untuk bagian finishing yang solid sekali. Disisi lain terdapat crown yang dilindungi oleh crown guard kecil dengan gerigi kecil-kecil sama seperti 2 crown pusher yang berada diatas dan bawahnya. Lalu di permukaan crown terdapat logo Promaster dengan eksekusi finishing yang sangat rapi.

            Solid caseback tertutup berbahan stainless steel dan multi layer dengan bagian tengah diprint logo Squadron Blue Angels. Kemudian di ring kedua dan ring paling luar di engrave dengan detail fitur spesifikasi yang diukir dengan sangat baik.

Bracelet

            Super solid bracelet dengan links rantai mirip dengan president bracelet yang agak bulat dan kombinasi finishing brush dan polish dengan kualitas premium dilengkapi juga oleh double push fold over clasp yang premium.

Luminous

            Meskipun jam tangan Blue Angels ini bukan merupakan jam tangan diver, mereka tetap tidak melupakan fitur luminous. Luminous berwarna biru, sangat responsive dan sangat terang.

Dimension

Diameter real jam tangan ini yaitu 46mm dengan ketebalan 14,5mm lalu untuk lug to lug tipnya kurang lebih 49mm merupakan dimensi yang cukup besar. Sedangkan untuk bobot jam tangan ini solid sekali yaitu 186gram.

Movement                                                                                 

            Citizen Blue Angels ini menggunakan movement Calibre U680 Eco-Drive merupakan movement yang sering digunakan untuk line up Sky Hawk. Eco-Drive adalah teknologi yang diciptakan oleh Citizen 44 tahun yang lalu tepatnya tahun 1976 yaitu sebuah movement jam tangan yang sumber tenaganya dari cahaya apapun baik dari sinar matahari maupun cahaya lain termasuk artificial light. Sehingga slogan Citizen yaitu “Never Need Batery” dan menyelamatkan lingkungan dari limbah baterai itulah sebabnya dinamakan Eco-Drive. Cara kerja movement ini yaitu cahaya yang diterima oleh jam tangan di convert menjadi energy elektrik yang disimpan di rechargeable power cell yang kemudian akan menggerakan motor dan menggerakkan roda gigi dan akan menghasilkan gerakan hands yang kendalikan untuk menciptakan akurasi. Citizen mengkalaim untuk baterai penuh dapat menjaga jam tetap menyala selama 6 bulan meskipun disimpan dalam ruangan gelap.

Fitur & Panduan

            Segudang fitur yang dimiliki jam tangan Citizen Blue Angels ini antara lain Radio Controlled Atomic Timekeeping, Synchronised Time Adjusment in 43 Cities, 1/100 Second Chronograph, Perpetual Calendar, Dual Time, 2 Alamrs, 99 Minutes Countdown Timer, 24 Hours Time Indicator, (Universal Time Cordinated) UTC Display, Power Reserve Indicator dan Slide Rules Bezel.

            Radio Contrlolled Atomic Timekeeping adalah komponen utama untuk menentukan kordinasi waktu universal (UTC) yang menentukan waktu local seluruh dunia dengan arti sederhananya adalah jam tangan ini dapat menerima radio signal dan menyesuaikan atau mengatur ulang waktu sesuai Atomic Time. Dengan teknologi ini maka keakuratan jam tangan ini selama terhubung dengan sinyal akan selalu akurat sesuai dengan time zone yang dipilih sehingga tidak perlu di setting secara manual. Tetapi perlu diingat sinyal radio jam tangan ini hanya mencakup Jepang, Amerika Utara, Eropa dan Cina yang artinya jika diluar jangkauan sinyal area-area tersebut maka harus disesuaikan waktunya secara manual. Jangan berpikir bisa menggunakan  menggunakan crown untuk memutar jarum jam karena di jam tangan ini crownya berfungsi sebagai setting mode, bukan control setting.

 

           

            Cara untuk mengatur waktu di jam tangan ini yaitu langkah pertama atur dahulu local time secara manual dengan menarik crown sekali dan pastikan mode setting menunjuk posisi TME atau time lalu tinggal diputar saja crownya. Kemudian pilih local time sesuai posisi lokasi dengan menekan tombol pusher atas atau bawah sampai menemukan lokasi pilihan setelah itu jadikan lokasi tersebut sebagai home time dengan cara dua tombol secara bersamaan sampai berbunyi bip dan jarum jam akan menyesuaikan dengan waktu lokasi tersebut.

            Lalu cara untuk mengatur waktu agar sesuai yaitu dengan posisi crown ditarik satu keluar lalu pilih posisi lokasi setelah itu tarik lagi crownya keposisi kedua yang paling luar dan sesuaikan waktu dengan menekan tombol pusher atas, kemudian tinggal putar crown agar jam dan menitnya di LCD display sesuai ketika sudah sesuai tekan kembali sekali tombol pusher atas. Langkah selanjutnya tekan tombol pusher atas lagi untuk mengatur format jam secara 12/24 jam yang diinginkan setelah sudah tekan kembali tombol pusher atas. Langkah terakhir yaitu kembalikan crown ke posisi paling awal, cukup  dengan menekan hingga keujung maka jarum jam akan berputar menyesuaikan dengan jam dan menit yang sudah diatur tadi. Cara untuk mengetahui waktu kota lain di dunia yaitu dengan mencari kota lain di display bagian kanan dengan menarik crown sekali lalu tekan tombol pusher atas untuk mencari kota lain yang ingin diketahui jamnya.

            Cara untuk setting tanggal yaitu dengan cara menarik crown satu kali lalu pindahkan ke mode setting ke CAL atau Calender lalu pilih kota yang sesuai. Setelah itu tarik crown keluar lagi untuk setting bulan lalu tekan tombol pusher atas sekali untuk mengatur tanggal dengan putar crown sampai dengan tanggal yang diinginkan, kemudian tekan tombol pusher atas sekali untuk setting tahun dan terakhir tekan tombol pusher atas satu kali dan kembalikan crown ke posisi semula.

            Untuk mengatur fitur Chronograph yaitu caranya dengan menarik crown satu kali lalu pilih mode setting CHR lalu kembalikan crown ke posisi awal. Maka setelah itu bisa mulai menggunakan stopwatch dengan menekan tombol pusher akan berjalan dan di display bagian kiri akan tertulis run, untuk stop atau mereset menggunakan tombol pusher bawah. Stopwatch ini sampai angka seratus inilah fitur yang 1/100 Second Chronograph.

            Ada kalanya diperlukan kalibrasi semua jarumnya untuk menjaga posisi zero maka yang harus dilakukan adalah dalam mode CHR lalu tarik crownya ke posisi paling luar maka semua jarumnya akan menuju ke posisi nol dari mulai jarum detik, menit, jam bahkan indikator lainnya pun kembali ke posisi angka nol. Apabila telah selesai, kembalikan crown ke posisi awal maka jarumnya akan kembali menunjukkan waktu yang seharusnya sebelum kalibrasi zero.

            Oke demikian review mengenai jam tangan Citizen Promaster Blue Angels yang mempunyai segudang fitur. Jam tangan ini perlu penyesuaian, perlu dipelajari dan tidak mudah maka harus membiasakan diri. Semua penjelasan sudah ada didalam buku panduan tebal untuk mempelajari jam tangan ini. Jam tangan Citizen Promaster Blue Angels merupakan High Tech Tool Watch For Pilot dengan fitur yang complicated dan teknologi yang canggih sehingga cocok bagi orang yang menyukai advance teknologi sehingga jam ini bisa menjadi pilihan terbaik karena perpaduan antara tools dan advance teknologi. Dan perlu diapresiasi untuk Citizen atas beberapa inovasi fitur seperti Eco-Drive, Radio Controlled Atomic Timekeeping, Prepetual Calendar dan lain-lain.

            Dari sisi bulid quality jam tangan ini sangat solid dan mereka sangat concern untuk membuat build quality yang sangat bagus. Selain itu untuk bagian finishing detail-detailnya mempunyai level attention to details yang tidak main-main. Kemudian dari sisi desain, desainnya memang sangat futuristik, sangat kompleks dengan perpaduan warna biru dan kuning membuat jam tangan ini terlihat sangat menarik sekali. Lalu untuk ukuran jam tangan ini walaupun mempunyai ukuran yang besar tetapi masih ada angka kecil sehingga sulit ketika dilihat apalagi kalau ukuran jam tangan ini dibuat lebih kecil akan membuat angka kecilnya semakin tidak terlihat. Terlepas dari itu semua, berdasarkan data Blue Angels ini adalah satu model yang sangat laris dan sangat diminati oleh costumer khususnya di Indonesia.

Selamat menikmati jam tangan apapun yang kalian punya, sampai ketemu lagi di artikel yang selanjutnya. !!

Review Jam Tangan  YEMA SUPERMAN HERITAGE
Review

Review Jam Tangan YEMA SUPERMAN HERITAGE

Jam tangan ini berasal dari Prancis dan sudah memiliki nama yang  besar yaitu merek Yema. Pada tahun 1948 Henry Louis Belmont sebagai pionir French Watch Making membuat perusahaan jam tangan sendiri bernama Yema, dia adalah salah satu lulusan terbaik dari National Watchmaking School di Besancon tahun 1931. Dalam sebuah kontes sekolah untuk anak muda di Prancis, Henry tertarik dengan salah satu anak muda yang mempunyai imajinasi untuk sebuah ide merek bernama Yema yang merupakan sinonim dari Fine French Watch Making maka diambilah merek Yema sebagai merek jam tangannya sampai dengan sekarang.

             Debut pertama merek ini adalah pada tahun 1963 dengan membuat satu model fenomenal yang bersejarah sampai dengan sekarang yaitu model Yema Superman. Profesional dive watch 300m dengan fitur break stop yang sangat khas pada bezelnya atau yang biasa disebut bezel lock yang menjadikan Yema Superman ini sebuah ikon unik yang hadir di industri jam tangan khususnya di era tersebut.

            Jam tangan ini bernama Superman tetapi memiliki spesifikasi dive watch. Diluar dari spesifikasi yang tinggi sehingga model ini langsung berkolaborasi dengan French Air Force untuk dijadikan standar jam tangan para pilotnya. Model ini dipertahankan hingga saat ini dengan salah satu model barunya yaitu model Yema Superman Heritage sebagai representative milestone terpenting dari merek Yema.

 

Packaging

            Kemasan semua merek jam tangan Yema mempunyai kemasan yang sama yaitu Rally Style Leather berwarna coklat dengan kualitas leather yang bagus dan ukuran yang tidak teralu besar. Bagian zipper menggunakan gantungan dengan 3 warna mencerminkan negara asalnya yaitu bendera Prancis. Untuk bagian dalamnya terdapat tempat jam tangan dan tempat untuk strap disisi lain.

 

 

Dial & Crystal

            Keseluruhan desain jam tangan ini masih mempertahankan dengan jam tangan pendahulunya, bahkan bisa dibilang tidak ada bedanya sama sekali. Bentuk casenya sama hanya saja tampil lebih modern dan segar dengan logo Yema yang baru yaitu lebih curly. Dibagian bawah logo terdapat tulisan Superman yang telah diregister oleh merek ini. Dan dibagian bawah dial terdapat tulisan sederhana dari spesifikasi jam tangan ini yaitu Automatic 990 Feet (300m) yang diprint berwarna putih dengan eksekusi finishing yang rapi. Marker-marker juga masih mempertahankan model terdahulunya yaitu printed marker dengan dilapisi luminous sehingga terlihat cembung dan sangat rapi. Bagian dial paling luar memiliki minute tracker yang khas dengan garis-garis panjang dan bagian dial paling terdapat tulisan France yang tegas, menandakan jam tangan ini adalah buatan Prancis.

           

            Bagian jarumnnya masih sama menggunakan flat hour hand  dengan arrow minute hand dan fitur tanggal pun tetap dipertahankan pada posisi angka 3 dengan bingkai putih. Secara kesulurahn dial terlihat vintage dan sangat merepresentasikan model Yema Superman pendahulunya.  Bagian yang distinctive sekali adalah bagian crystalnya yang cembung, untuk versi baru ini menggunakan Sapphire Crystal yang terlihat cukup tinggi dari samping sehingga efek cembung ke dialnya juga terlihat cukup keren. Hasil pengujian menggunakan diamond selector juga hasilnya bagus.

Bezel & Insert

            Bagian bezel ini sangat unik adalah bezelnya bergaya Top Hat Bezel Style, walaupun geriginya hanya bergaya koin biasa, halus tanpa tepi tajam tetapi gerigi bezelnya overlapping dan bagian bezel bawahnya terlihat ada celah merupakan desain yang sangat unik. Diluar keunikannya, untuk finishingnya pun tidak diragukan lagi karena sangat rapi dan solid.

            Bagian bezel insert masih mempertahankan aluminium insert dengan marker yang rapi berwarna silver, angka-angkanya pun sama dengan pendahulunya. Dan tetap mempertahankan bezel lock yaitu pada saat posisi crown terkunci maka bezelnya pun terkunci tidak bisa diputar sehingga harus melakukan unscrew terlebih dahulu crownnya maka kuncinya akan terbuka dan bezelnya jadi bisa diputar ini merupakan safety diving tools. Selain itu, terbukti secara desain model ini sangat ikonik dengan bezel locknya.

 

 

Case & Caseback

            Bagian case jam tangan ini masih mempertahankan bentuk awalnnya, berbahan solid 316L Stainless Steel dengan case yang ramping sehingga bezel dan case backnya terlihat menonjol. Lug jam tangan ini yaittu semi flat yang sedikit panjang dengan Drilled Lug Holes untuk memudahkan pergantian strap.

            Bagian caseback merek ini memperbaharui desain untuk casebacknya, semua detail baik engraving dan emboss dibuat sangat  baik dan rapi sehigga tidak ada ujung yang tajam atau permukaan kasar sama sekali. Selain itu, endlink nya pun terlihat sangat solid.

 

 

Bracelet / Strap

            Braceletnya pun cukup ikonik, berbahan solid Stainless Steel dengan finishing kombinasi brush dan polish yang sangat rapi. Strapnya tidak terlalu tebal dan memiliki bentuk meruncing atau Tappering Down dari lug 19mm dan tappering down ke buckle yaitu 16mm yang merupakan vintage style sekali. Gaya braceletnya mirip dengan Jubilee bracelet atau bread of rice gaya Yema dengan  kualitas dan finishing secara keseluruhan yang sangat  bagus. Kemudian claspnya pun premium dengan finishing brush yang  rapi dan mekanisme buka tutupnya juga lancar tidak ada masalah dan memiliki fitur diver extension bagi yang membutuhkan ukuran yang lebih besar pada saat menggunakan diving suit.

Movement & Lume

            Movement yang digunakan adalah movement pihak ketiga yaitu Swiss Sellita SW-200 running di frekuensi 28.800 VPH, 26 Jewels, power reserve sampai dengan 38 jam dan mendukung Water Resistance sampai 300mm. Untuk luminous tidak perlu diragukan lagi menggunakan Superluminova berwarna hijau yang terang sekali dan sangat durable.

Dimension & Fitment

            Diamtere real jam tangan ini adalah 39mm dengan ketebalan kurang lebih 13,2 mm lalu untuk lug to lug tipnya adalah 48mm dengan lebar lug 19mm sedangkan untuk lebar bucklenya adalah 16mm yang merupakan dimensinya jam tangan vintage sekali. Ketika dipakai ukurannya sangat pas walaupun lugnya terkesan sedikit kepanjangan karena konstruksinya datar tidak melengkung kebawah. Diluar itu, ketika dipakai tetap nyaman karena bobotnya pun karena hanya 126gram saja.

Perkembangan Yema

            Pada tahun 1966 Yema tidak ketinggalan untuk mengikuti era boat race atau yachting dengan mengeluarkan model Yachtingraf menggunakan movement valjoux chornograph automatic dan Water Resistance 200mm dengan indikator Yachting atau Regatta Timer. Pada tahun ini pun Yema mengeluarkan line up racing yaitu model Ralyygraf dengan tampilan sangat racing sekali sehingga dipakai oleh pembalap Formula 1 yaitu Mario Andretti.

            Model ini tetap dipertahankan sampai sekarang di model Rallygraf dengan 3 varian terbaru yaitu model Reverse Panda, Brown Panda dan Special Edition Mario Andretti. Untuk ketiga model ini Yema menggunakan movement modern dan affordable yaitu Seiko Mechanical Quartz Hybrid VK64 yang menyebabkan jarum chronographnya bergerak mulus layaknya jam tangan otomatis dan tanpa jarum detik, Selain itu ketiga model ini dibelai oleh Rally Leather Strap bergaya racing yang sangat khas.

 Seiring nama Yema menjadi lebih popular, akhirnya manajemen memutuskan untuk melalukan ekspansi internasional di tahun 1966 dan berhasil menjadikan Yema sebagai perusahaan eksportir jam tangan no 1 di Prancis selama 3 tahun berturut-turut yaitu tahun 1966-1968. Lebih dari 500 ribu jam tangan di ekspor ke 50 negara yang berbeda. Lalu pada tahun 1982 Yema tidak berhenti berinovasi dan terus membuat jam tangan berkualitas, di tahun ini seorang astronot dari Prancis bernama Jean Loup Chretien membawa satu model jam tangan Yema keluar angkasa selama 10 hari yaitu Yema model Spationaute I dan merupakan jam tangan Yema pertama yang diluncurkan di luar angkasa. Selanjutnya diteruskan oleh Patrick Baudry pada tahun 1985 memakai jam tangan Yema Spationaute II dalam misi pertama Fraco American Orbital Flight Mission.

            Setahun kemudian yaitu tahun 1986 Yema dibawa kembali oleh seorang exploler bernama Jean Louis Etienne dalam perjalanan solonya ke kutub utara sehingga Yema membuat model khusus jam tangan yang tahan dingin dengan Titanium case dan mekanisme pendukung antimagnetic juga dengan fitur Sun`s Time untuk membantu navigasi. Pada tahun 2009 Yema memutuskan membuat in house movement sendiri, setelah menginvestasikan 3 juta Euro dalam kurun waktu 4 tahun. Sampai akhirnya pada tahun 2011 Yema berhasil membuat movement automatic pertamanya yaitu Caliber MBP1000 yang 100% didesain dan dibuat di Prancis. Tidak hanya itu milestone penting bagi merek Yema adalah pada tahun 2017 yaitu pada saat Yema membuat jam tangan trbute untuk 10 astronot  dari Prancis yang  pergi keluar angkasa untuk Proxima Mission. Untuk yang satu ini,  Yema bekerja sama dengan National Center for Space Studies (CNES) dalam membuat model Yema Spacegraf yang sampai sekarang pun model Spacegraf tetap diabadikan dan salah satunya adalah model terbaru dari Yema yaitu model Spacegfraf Zero-G, special edition CNES dan juga merupakan edisi 30 tahun Anniversary France Simulated Gravity Flight.

            Okey guys demikian kisah dan review jam tangan dari  Prancis yang cukup memiliki sejarah yang panjang dan prestasi yang bagus. Selain model tadi yang telah dibahas, masih banyak model-model ikonik lain yang merepresentasikan sejarah dari merek ini. Satu hal yang harus ditekankan adalah jangan berharap akan menemukan model modern di line up koleksi Yema karena merek ini memiliki konsep vintage atau retro inspire dari jam tangan legenda buatan merek ini di masa lalu.

Selamat menikmati jam tangan apapun yang kalian punya, sampai ketemu lagi di artikel selanjutnya. !!

STRAP JAM TANGAN BISA DIPAKE BOLAK-BALIK ⁉️  HorologyStory X HNMD (Introducing Vice Versa Strap)
Review

STRAP JAM TANGAN BISA DIPAKE BOLAK-BALIK ⁉️ HorologyStory X HNMD (Introducing Vice Versa Strap)

Kalau kalian bosan dengan jam tangan kalian, terdapat dua solusi untuk mengatasinya. Pertama, adalah membeli jam tangan lagi. Dan yang kedua adalah mendandani lagi jam tangan yang sudah kalian punya dengan menggunakan strap yang bermacam-macam baik dalam segi warna ataupun materialnya. Itulah alasannya mengapa industri strap jam tangan selalu berjalan beriringan dengan perkembangan industry jam tangan itu sendiri. Tapi, banyaknya jenis strap terkadang membingungkan. Ada macam-macam dimulai dari materialnya, warnanya, jenisnya, harganya, dan sebagainya.

Dalam artikel ini akan lebih fokus membahas tentang segala sesuatu yang ada di industri strap jam tangan sebagai penunjang industry jam tangannya itu sendiri. Kita akan membahas tentang custom leather strap dulu. Alasan pertama, karena di Indonesia banyak strap maker atau para pembuat strap untuk jam tangan dan biasanya mereka menjalankannya dalam sebuah usaha berskala mikro. Kedua, masih banyak orang-orang di Indonesia yang belum memahami secara detail terkait custom strap. Dan yang ketiga adalah strap jam tangan merupakan perpaduan antara seni dengan keterampilan, ditambah dengan pengetahuan dari jam tangan itu sendiri. Jadi, strap jam tangan dan jam tangan itu sendiri adalah dua karya seni yang dapat dipandang dari sudut pandang yang berbeda.

Disamping keterampilan mereka yang bisa membuat custom leather strap, mereka juga punya kemampuan untuk membangun sebuah system produksi yang integrated. Sehingga, proses pembuatan custom leather strapnya jauh lebih cepat. Mereka dapat menyelesaikan hanya dalam waktu 3 hari untuk pemesanan custom strap mereka dengan kualitas dan quality control yang bagus. Mereka bernaung dalam sebuah perusahaan bernama HNMD. Perusahaan ini diberi nama HNMD karena merupakan kepanjangan dari Hand Made. Jadi, semua strap yang mereka buat adalah 100% hand made yang sangat affordable untuk custom leather strap jam tangan.

Sedikit background tentang HNMD ini, berawal dari sebuah obrolan di garasi yang dibangun oleh tiga orang bernama Fajar, Boulder, dan Azam yang berniat untuk membuat leatherwerks bernama HNMD. Alasannya sesimple mereka melihat sebuah peluang yang bagus untuk mengembangkan industry custom leather strap yang terus meningkat seiring dengan perkembangan dunia jam tangan dan fashion. Dan mereka juga melihat ada flows dalam industry custom leather strap yaitu proses pengerjaan yang biasanya memakan waktu yang cukup lama, rata-rata dua minggu sampai dengan satu bulan dari sejak order customer baru akan terima custom leather strap. Kemudian, mereka mulailah membuat sebuah system produksi yang integrated. Proses pembuatan customnya tidak dibuat oleh satu orang dari a sampai z, tapi dibuat system integrated sehingga mampu membuat waktu produksi yang jauh lebih singkat hanya tiga hari dengan tetap memiliki kualitas yang bagus untuk membuat sebuah strap jam tangan pesanan customer. Selain itu, mereka juga mengerti detail-detail jam tangan, sehingga hasilnya memiliki kualitas bagus, detailnya juga bagus, fitmentnya bagus dengan price point dibawah rata-rata harga pasar custom leather strap. Saat ini mereka sudah menjual sebayak 20.000 lebih custom strap yang mereka buat ke-11 negara, yaitu diantaranya Amerika, Inggris, Italy, Germany, Canada, dan local market di Indonesia. Lini produknya juga udah banyak dan mereka saat ini masih fokus di digital market platform seperti Tokopedia dan websitenya masih di develop kata mereka.

Sekarang kita lihat storenya di Tokopedia HNMD leatherwerks. Saat ini, mereka fokus ke material non eksotik seperti calfskin, dan harganya untuk custom strap hand made sangat murah. Rata-rata mungkin 79 sampai dengan 99 US dollar atau 700-1 juta rupiah yang kualitasnya bagus dan 100% hand made. Setelah dipegang pun, secara fisik kualitasnya bagus. Kemasannya kotak dengan logo HMND yang simple dan tegas, didalamnya dikasih pouch lagi dan ada juga strap remover dengan regular box cukup nice dan detail. Dan inilah beberapa strap kreasi dari mereka.

 

Yang coklat merupakan material calfskin yang keren dan rapi.

Dari semua strap yang mereka kirim, ada beberapa highlight untuk HNMD ini. Pertama yaitu memiliki finishing yang rapi banget. Kedua, yaitu stitchingnya rapi. Gambar diatas bertema vintage jadi minimalis stitches. Sedangkan yang dibawah ini full stitch dan dibuat sangat rapi. Dimana, ini merupakan hand stitching atau manual stitching bukan dijahit oleh mesin.

Ketiga, yaitu Edge nya sangat rapi dan di coating dengan sangat baik.

Keempat, liningnya bagus dan hal ini merupakan yang penting karena bersentuhan langsung dengan kulit kalian.

Dan HNMD ini tidak sayang bahan, bagian belakangnya atau liningnya memakai material yang sama, bukan kulit tipis yang asal-asalan yang gampang rusak ketika dipakai dan bersentuhan dengan kulit dalam waktu yang cukup lama.

Branding mereka pun oke di bagian liningnya, stampnya sangat rapi.

Kelima, yaitu holesnya yang terlihat rapi membentuk garis yang lurus.

Keenam, strap ini lentur atau tidak kaku. Walaupun materialnya menggunakan bahan yang sama dan sangat nyaman dipakai.

Ketujuh, yaitu keepernya yang presisi. Buatan HNMD ini very nice, ukurannya pas, fitmentnya pun pas ditambah dengan aksen garis yang bagus. Jadi, ketika memasukkan strap yang satunya fitmentnya bagus.

Dan yang terakhir yaitu mekanisme Quick Release yang penting untuk sekarang ini karena orang punya kecenderungan untuk ganti strap dan dengan fitur quick release akan lebih memudahkan untuk mengganti strapnya. Selain itu, spring bar juga terkadang menjadi isu.

Saat ini mereka memiliki banyak varian, ada vintage, flat strap, full stitching, faded strap, bahkan mereka juga bikin yang full fading yang artinya seluruh bagian strapnya gemuk dari atas sampai bawah.

Strap model baru yang akan mereka launching. Calfskin leather strap berwarna merah yang special karena strap ini kalian bisa pakai bolak balik. Bisa kalian pakai sisi merahnya sebagai main color, dan bisa menggunakan sisi satunya lagi yang warnanya beda. Ada warna hitam, blue, dan green. Mereka menyebut model strap baru mereka akan launching dengan nama Vice Versa dan bisa menghemat satu strap. Bisa dibuat Red-Blue (Pepsi), Red-Black, Red-Green, dan lain-lain. Dan bisa di mix menjadi tiga kombinasi untuk gonta ganti.

Ide dibalik model Vice Versa ini ketika membeli 1 strap, jadi 2-3 kombinasi warna. Kalau kalian memiliki jam tangan pepsi atau warna apapun, cukup punya 1 strap Vice Versa, kalian bisa kombinasikan warnanya. Menghemat beli 1 strap. Dan material yang digunakan adalah Buffalo Calf Leather yang unik dan Teknik finishingnya disebut Vegetable Tanned yang 100% bisa dibuat dengan Teknik finishing vegetable tanned yang mampu memberikan aksen warna yang keren dengan material yang lentur dan tidak meninggalkan bekas walaupun bersentuhan dengan kulit tangan kalian dalam periode yang cukup lama.

Yang ini misalnya merupakan kombinasi Red-Blue, main colornya adalah red dan jahitannya mengacu ke warna main colornya adalah red, sementara sisi satunya adalah warna blue. Untuk keepernya mereka kasih 2, satu keeper warna merah dan satu keeper warna blue makanya mereka pakai loose dengan ukuran lebar agar cukup satu keeper saja. Lalu diatas keepernya di stamp dengan sangat rapi yaitu Vice Versa dan menggunakan push pin buckle.

Dipakainya nyaman, ukurannya pas, karena ini memang dibuat khusus biar pas untuk ukuran tangan yang di custom 17cm.

Atau bisa diubah warna bluenya diluar dengan jahitan warna merah dan dasar berwarna biru. Atau kalian bisa mix yang Panjang berwarna red dan yang pendek berwarna blue. Cukup antic dan belum pernah ditemukan antimainstream. Vice Versa ini tidak menggunakan Quick Release karena kulitnya bisa dibolak balik dan dual tone edge sesuai dengan yang kalian pilih dan sangat detail.

Ketika digunakan di jam tangan Reise yang tampilannya menarik seperti ini.

Tampil beda dengan perpaduan aksen warna yang nyentrik tanpa kehilangan unsur warna greennya.

Dan yang tampilan selanjutnya yaitu Red-Black seperti gambar dibawah ini.

Menariknya, meskipun sudah dipakai lama, tidak meninggalkan bekas pemakaian di kedua sisinya. Jadi materialnya memang dipilih untuk memiliki ketahanan yang lebih baik.

Diluar dari kualitasnya, ide Vice Versa ini adalah ide yang bagus banget, unik, dan pas banget buat kalian yang punya jam tangan yang memiliki aksen warna berbeda-bed jadi dapat menghemat 1 strap jam tangan. Walaupun warna memang lagi-lagi ke masalah selera karena tidak semua orang suka warna merah, makanya mereka sedang mendevelop warna-warna yang lain.

Produknya sudah mereka listing di Tokopedia. Dan terkait dengan harga, Vice Versa membutuhkan sedikit effort yang lebih. Lebih detail, proses pewarnaan, jahitan, dan lain-lain. Namun, harga yang mereka publish cukup reasonable yaitu sebesar Rp 799.000 kalian sudah bisa mendapatkan sebuah strap dengan ide yang fresh dan dapat kalian kombinasikan warnanya menjadi dua atau tiga kombinasi. Selain itu, kualitasnya pun bagus 100% hand made bisa di custom sesuai ukuran kalian dan sangat worth it.

Semoga artikel ini bermanfaat dan untuk Vice Versa di HNMD, Congratulation for your Vice Versa, great idea, good job, dan ditunggu varian-varian warna yang lainnya.

Sampai ketemu lagi di artikel selanjutnya !!!

 

SEJARAH PANJANG TIMEX ‼️ Review Jam Tangan BUAT TIDUR : Indiglo Weekender
Review

SEJARAH PANJANG TIMEX ‼️ Review Jam Tangan BUAT TIDUR : Indiglo Weekender

Merek jam tangan TIMEX sudah hadir sejak tahun 1854. Dari awal, justru tujuan mereka adalah membuat something yang affordable. Salah satu ikonnya adalah jam tangan berikut ini.

Banyak yang menilai jam tangan ini biasa aja, bahkan ada yang bilang jam tangan murah. Sebenarnya bukan karena TIMEX itu murahan, tapi memang dari awal TIMEX punya konsep yang sedikit nyeleneh melawan arus tujuannya adalah membuat sesuatu yang affordable atau yang harganya terjangkau. Ceritanya berawal di tahun 1854 ketika sebuah produsen brass atau kuningan di Amerika bernama Benedict & Burnham membuat sebuah divisi perusahaan baru bernama Waterbury Clock Company. Perusahaan ini bikin jam yang gir-gir penggeraknya berbahan brass atau kuningan.

27 Maret 1957 : WATERBURY CLOCK COMPANY BECOME INDEPENDENT

Pada tanggal 27 maret 1957, perusahaan Waterbury Clock Company resmi independent sebagai sebuah perusahaan yang terpisah dan memproduksi jam secara masal. Seketika menguasai pasar Amerika dan Eropa, bahkan disebut sebagai Switzerland of America. Perusahaan ini terus bikin jam dan gir-gir yang gak mahal harganya, yang akhirnya menjadi alternatif buat para high end watch maker di Eropa.

Kemudian pada tahun 1877, mereka memperkenalkan sebuah pocketwatch dengan ukuran besar yang mereka beri nama The Jumbo. Nama ini diambil memanfaatkan popularitas gajah sirkus bernama Jumbo yang punyanya PT Barnum. Sejak itu mulailah si Jumbo dijual di Amerika Serikat sebagai trial di pasar New York. Dan ternyata kehadiran si Jumbo ini berhasil menarik perhatian seorang marketing payoneer bernama Robert H. Ingersoll dan mulailah mereka kerjasama yang pada akhirnya Waterbury Clock Company memproduksi banyak pocketwatch untuk mensuplai perusahaaan Robert Ingersoll yang sekarang kalian kenal sebagai merek Ingersoll yang salah satunya jam tangan dibawah ini.

Pada tahun 1896 Waterbury Clock Company membuat satu pocketwatch buat Ingersoll bernama Ingersoll Yankee.

Ini adalah pocketwatch termurah sedunia yang harganya cuma 3x harga permen. Harga banderolnya Cuma 1 dollar amerika dan ini langsung seketika jadi pocketwatch yang paling populer sedunia yang dijuluki The Watch That Made The Dollar Famous.

1898 : SOLD TO ENGLAND WATCH COMPANY

Tapi dibalik kesuksesan tadi ternyata manajemen Waterbury Clock Company ini bobrok. Time sales yang kurang bagus dan terlalu banyak give away untuk promosi yang akhirnya perusahaan ini pun bangkrut dan dibeli sama perusahaan inggris pada tahun 1898 dengan nama England Watch Company yang malah fokus ke jam tangan yang harganya lebih mahal yang akhirnya juga gak berhasil dan mereka bangkrut juga.

1912 : SOLD TO ROBERT H. INGERSOLL

Karena England Watch Company yang fokus ke jam tangan yang harganya lebih mahal yang akhirnya juga gak berhasil dan mereka bangkrut juga, pada tahun 1912 dibeli Kembali oleh Robert H. Ingersoll untuk memproduksi jam tangan bermerek Ingersoll sejak tahun 1914.

WORLD WAR

Singkat cerita memasuki perang dunia pertama, dimana era ini adalah era nya jam tangan bukan pocketwatch lagi karena tingginya demain dari para tantara untuk memiliki sebuah jam yang lebih practical di tangan. Dan Waterbury Clock Company under Robert Ingersoll pun berhasil dan menyuplai hasil modifikasi pocketwatch yang dijadiin jam tangan.

WAR ENDED, GREAT DEPRESSION

1922 : INGERSOL US UNDER ROBERT INGERSOLL BOUGHT LONDON BASED INGERSOLL

Kemudian, setelah perang dunia pertama berakhir, masuk ke era Great Depression di Eropa. Perusahaan Robert H. Ingersoll di London pun gak kuat dan akhirnya dibeli sama Waterbury Clock Company di under Robert Ingersoll juga di Amerika pada tahun 1992. Lucu sih Ingersol dibeli sama Ingersol.

1930 : LONDON BASED INGERSOLL SOLD TO BRITISH COMPANY

Tapi sayangnya si Waterbury Clock Company under Robert Ingersoll ini gak berhasil memberikan garansi kualitas di pasar Eropa. Maka mereka menjual London Based Ingersoll yang sebelumnya udah dibeli it uke sebuah perusahaan Inggris di tahun 1930. Jadi, ada 2 produsen Ingersol. Yang pertama adalah di Amerika Under Waterbury Clock Company (Owned by Robert H. Ingersoll) sampai 1950’s. Dan yang kedua adalah di Inggris Ingersoll Ltd Under British Company yang terus memproduksi Ingersol sampai dengan sekarang dan inilah salah satunya.

1930 : REGAIN POPULARITY

Pada tahun 1930 Waterbury Clock Company mendapatkan kembali popularitasnya dan melakukan langkah cerdas dengan approaching Walt Disney dan akhirnya dapat licence buat bikin jam tangan Mickey Mouse yang masih menggunakan merek Ingersol.

 

 

 

1933 : MICKEY MOUSE WATCH IN CHICAGO WORLD’S FAIR

Mulailah beredar Mickey Mouse Watch di Chicago World’s Fair pada tahun 1933 dan inilah milestone penting yang bikin kaya lagi dan berada diatas lagi gara-gara Mickey Mouse Watch.

1940 : NEW MANAGEMENT

Berikutnya tahun 1940 adalah tahunnya manajemen baru buat Waterbury Clock Company yang lebih fokus banget bikin jam tangan buat para tantara sampai mendapat award.

1942 : BECAME UNITED STATES TIME CORPORATION

Dan pada tahun 1942, Waterbury Clock Company ganti nama jadi United States Time Corporation.

KOREAN WAR ERA

Masuk ke era perang korea tahun 1944-an, permintaan jam tangan dari departemen pertahanan Amerika menurun drastic. Tapi manajemen baru Waterbury yaitu United States tetap menyakini bahwa dengan harga murah, jam tangannya tetap bisa tahan banting dan akurat dengan menggunakan teknologi Fuse Timer with Armalloy yang lebih kuat dari alloy biasa. Akhirnya US Time masih tetap bertahan dengan tetap membuat jam untuk para perawat dengan harga yang terjangkau. Inilah kali pertama jam mereka menggunakan nama TIMEX.

1948 : COLABORATE WITH POLAROID CORP

Pada tahun 1948 US Time Corporation bekerja sama dengan Polaroid. Polaroid meminta US Time Corporatuon untuk membuat kamera. Dan cukup sukses juga ternyata.

 

1969 : BECAME TIMEX CORPORATION

Kemudian pada tahun 1969 US Time Corporation pun berganti nama menjadi Timex Corporation.

MID 1980’s RE FOCUS TO TIMEPIECES PRODUCTION

Lagi-lagi Quartz Crisis berhasil bikin gonjang ganjing perusahaan jam tangan, termasuk di Amerika juga, begitupun Timex Corporation. Udah gitu, kontrak dengan Polaroid juga kelar, kontrak Walt Disney juga berakhir makanya dipertengahan tahun 1980 mereka memutuskan meninggalkan consumers good dan fokus ke jam tangan. Mereka pun mulai bikin strategi mendevelop baterai movement yang lebih lama. Tetap fokus di durability dan accuracy dengan tetap menyuguhkan harga yang gak mahal.

1986 : IRONMAN TRIATHLON

Akhirnya muncullah TIMEX Ironman Triathlon pada tahun 1986 yang menjadikannya sebagai The Most Successful TIMEX Watch setelah era mechanical movementnya lewat. Si Iromman ini jadi bener-bener best seller watch di Amerika dan bahkan di seluruh dunia.

1992 : INDIGO NIGHT LIGHT

Keputusan TIMEX Corporation buat tetap fokus di jam tangan adalah keputusan yang paling tepat, mereka terus berinovasi dan inovasi berikutnya adalah Indigo Night Light. Sebuah teknologi dial yang bisa menyala dengan terang sekarang banyak diimplementasikan melalui luminous di jam tangan mekanik. Ini adalah inovasi yang sangat revolusioner saat itu dan seketika sangat populer ditambah lagi pas kebeneran tahun 1993 terjadi pengeboman di WTC, beberapa karyawan yang bekerja disana menggunakan TIMEX Indiglo sebagai senter untuk menerangi jalan keluar diantara puing puing dalam kondisi yang gelap. Bahkan, berita ini sampai masuk ke headline.

Sampai sekarang pun masih diproduksi, seperti jam tangan dibawah ini yang tidak mahal. Mungkin, sekitar 500-800 ribuan di beberapa varian yang berbeda.

Overall quality nya pun sangat bagus untuk harga segitu. Dialnya sangat regible, crystalnya clean, jadi dialnya keliatan banget walaupun bukan pake sapphire crystal, simple dial dan semua marker-markernya di print di permukaan warna putih yang bisa menyala. Indeks atau markernya bergaya military indeks, handsnya juga simple dan ini kalo lagi gak nyala dialnya, gak keliatan terlalu special. Semuanya hanya di print biasa. Dan jam tangan ini juga ringan, casenya bukan berbahan stainless steel, namun memiliki finishing yang sangat halus, rapi, dan di sisi satunya cuma ada crown biasa dan sekaligus juga berfungsi sebagai button atau saklar buat nyalain lampu di dialnya.

Flat sandar caseback dengan logo yang sangat rapi. Strap yang terpasang bukan strap bawaannya. Dan terkait dengan movement, mereka Cuma tulis Quartz Analog karena kalo lagi sepi kedengeran banget bunyinya lumayan kenceng. Tapi, kalo soal akurasi gak masalah karena ini quartz movement. Water resistant jam tangan ini cuma 30 meter. Dimensi ini yang gede, diameternya 40mm dengan ketebalan cuma 9mm yang tipis banget. Lug tip to lug tipnya kurang lebih 47mm, dengan lebar lug 20mm dengan bobot ringan 52 gram, dimensi yang pas untuk tangan berukuran 17cm.

Satu yang paling menarik dari jam tangan ini adalah night light, dialnya menyala penuh kalau kalian tekan crownnya. Dan ini cocok untuk dijadikan jam tangan untuk tidur karena dengan kondisi kamar yang gelap kita bisa tahu jam berapa dengan menekan crownnya, dan sama sekali gak mengganggu karena bobotnya yang ringan.

Jam tangan ini worth it dengan harga segitu, tegas di siang hari, tegas di malam hari, akurat dengan Quartz Movement. Kalau ada minor dikit kurang sini kurang sana masih bisa di toleransi dengan harga segitu. Very practical watch.

1991 : TOOK OVER CALLANEN INTERNATIONAL (GUESS & GUESS COLLECTION)

Pada tahun 1991 TIMEX mengakuisisi Callanen Internasional yang merupakan produsennya jam tangan Guess sebagai strategi multibrand tahun 1993. Licence Walt Disney pun akhirnya bisa diambil lagi oleh TIMEX dengan membuat Disney Classic Collection.

1994 : TOOK OVER NAUTICA LICENCE

Lalu pada tahun 1954, TIMEX mengakuisisi Nautica Licence dan mulai memperkenalkan TIMEX Datalink. Lalu pada tahun 1997 TIMEX bikin sub brand yaitu TIMEX Expedition yang kemudian dibeli juga oleh perusahaan Prancis bernama OPEX di tahun 2000. Lalu, di tahun 2002 juga membeli Marc Ecko, tahun 2003 membeli Vertime SA, tahun 2006 membuat TX Watch Company, tahun 2007 membuat perusahaan Sequel AG (Guess & Guess Collection), yang pada akhirnya tahun 2008 perusahaan ini melakukan restrukturisasi memisahkan TIMEX brand dan merek lain yang udah dia beli contohnya merek Guess menjadi dibawah Holding TIMEX GROUP BV  yang membawahi TIMEX GROUP USA, TIMEX BUSINESS UNIT, TIMEX SEQUEL, TIMEX LUXURY DIVISION, dan GIORGIO GALLI DESIGN LAB.

Sebagai grup, TIMEX ini bener-bener gede banget, tapi sebagai brand TIMEX lebih terkenal di jam tangan aja dengan banyak model dan varian dengan desain yang bagus, durability yang bagus, akurasi yang bagus, dengan harga terjangkau.

Oke sekian terkait dengan Sejarah Panjang TIMEX, semoga artikel ini bermanfaat. Selamat menikmati jam tangan apapun yang kalian punya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Sejarah & Perkembangan Jam Tangan TAG HEUER AQUARACER
Review

Sejarah & Perkembangan Jam Tangan TAG HEUER AQUARACER

Tag Heuer ditemukan pada tahun 1869 oleh Edouard Heuer, kemudian salah satu succerssores yaitu cicitnya sendiri bernama Jack Heuer mulai memasuki bisnis Heuer pada tahun 1932 dan sangat fokus dalam mendukung bidang automotive and aviation field. Dibuktikan dengan lahirnya model Autavia pada tahun 1933 yang merupakan singkatan dari Automotive Aviation Watch. Dengan kehadiran model ini membuat merek Heuer dikenal sebagai merek chronograph, sport dan pilot. Sehingga ketika satu model lain dibuat oleh Jack Heuer dimasa akhir sebelum meninggalkan perusahaan itu tidak terlalu kenal yaitu model Heuer 2000 yang  merupakan cikal bakal dari model Aquaracer yang dibuat pertama kali tahun 1982 bersama dengan Heuer 1000, 1500, 3000, 4000 dan 6000 yang masih diproduksi bahkan setelah nama perusahaan berubah menjadi Tag Heuer dan dibagi menjadi 3 sub kategori.

            Line up pertama 2000 classic yang merupakan model inspirasi dari Aquaracer pertama dengan bezel yang khas, marker yang didominasi garis dan hands bergaya mercedez. Kedua adalah line up 2000 exclusive yang memiliki dial lebih tebal dengan desain yang lebih modern dan hands yang lebih besar serta marker hanya terdapat angka 6, 9, dan 12 sisanya adalah stick marker. Yang ketiga adalah line up 2000 sport dengan bezel yang mulai berwarna dan semua markernya adalah numeral atau Arabic marker.

   

            Setelah Tag Heuer diakusisi oleh grup LVMH pada tahun 1999, line up Tag Heuer 2000 ini dihentikan dan diganti oleh model barunya yaitu 2000 Aquaracer.  Setelah manajemen diambil oleh grup LVMH grup, model Aquaracer menjadi salah satu model yang menjadi back bone Tag Heuer sejak tahun 2000-an.

            Kisah nyata  Aquaracer dimulai pada tahun 2004 dengan merilis model 2000 Aquaracer yang disebut sebagai model pembaharuan dari model Tag Heuer 2000. Diproduksi dalam 2 jenis yaitu 38mm Quartz dan 41mm Automatic dengan kemampuan Water Resistance 300m. Bagian unik dari generasi awal ini adalah markernya bulat bukan stick marker seperti model pendahulunya yaitu Tag Heuer 2000. Inilah yang menjadi awal kelahiran model Aquaracer di beberapa generasi.

Perkembangan Aquaracer

Generasi 1 Periode 2005-2009

            Strategi merubah model line up 2000 setelah menjadi Tag Heuer memang seiring dengan rencana LVMH. Setelah merilis 2000 Aquaracer, maka Tag Heuer merubah line up model 2000 yaitu 2000 Aquaracer menjadi Aquaracer 300m, model 2000 Auquagraph menjadi Aquagraph, dan model 2000 Classic dan Elegant menjadi Aquaracer.

            Selain itu juga mulai memproduki Aquaracer yang baru pada generasi pertama yaitu model Pertama adalah Aquaracer Calibre 16 Chronograph terdapat varian model CAF 2110 dengan diameter 41mm yang diproduksi sejak tahun 2005 dan model CAF 2010 berdiameter 43mm yang mulai diproduksi sejak tahun 2006 dan 2007 dengan menambahkan fitur hari. Model yang Kedua adalah Aquaracer Quartz 38mm dan Aquaracer Quartz 41mm dengan water resistance 300mm Chronograph. Lalu model Ketiga adalah Automatic 300m dengan movement Calibre 5 yang berukuran 38,5mm. Selanjutnya model Keempat adalah Aquaracer WAF 1011 Grande Date dan WAF 101A. Dan kelima adalah Calibre S model CAF 7012. Terakhir model keenam yaitu Aquaracer Chronotimer CAF 1010 dan CAF 1011 yang menggabungkan analog dengan digital.

Generasi 2 Periode 2009-2012

            Periode ini adalah model Aquaracer paling sukses dimana Tag Heuer merilis 2 line up yaitu yang pertama adalah Aquaracer 500m dengan bezel yang sangat unik berbentuk garis-garis dan marker 60menit dan terdapat 3 varian didalamnya yaitu Analog Calibre 5 Automatic dengan posisi tanggal berada di angka 9 yang dikasih kaca pembesar/cyclops. Selanjutnya Calibre 16 500m model CAJ 2110  Chronograph dengan tanggal yang berada di posisi angka 3 dengan cyclops juga, dan yang  terakhir adalah varian Full Black Titanium WAJ 2180. Alasan line up ini paling terkenal adalah karena jam tangan ini memiliki luminous yang luar biasa terang. Line up kedua yaitu Aquaracer 300m berbagai varian yaitu Quartz WAP 1110, WAP 111Z Alarm, WAF 1014 Grande Date, dan CAP 2111 dengan movement Calibre 16.

Generasi 3 Periode 2012-2014

            Periode ini adalah periode gagal bagi Tag Heuer karena terlalu sukses dengan generasi kedua nya sehingga mereka bingung mau membuat apalagi. Dan akhirnya membuat model-model Aquaracer yang tidak terkenal di generasi ketiga ini, masih menggunakan 500m Calibre 5 tetapi desainnya kurang begitu digemari. Model untuk line up generasi ketiga ini yaitu WAK 2110 tahun 2012 yang merupakan model pertama Aquaracer menggunakan ceramic insert tetapi sayangnya jam tangan ini tidak mengulang kesuksesan generasi kedua, Aquaracer malah mengembalikan jam tangannya ke bentuk awal sehingga menghilangkan keunikan bezel yang ada di generasi kedua dan bentuknya yang kokoh.

  

            Generasi ketiga ini terlihat sedikti feminim dan tidak se-sporty generasi kedua. Selain itu juga, mereka mengeluarkan model Full Black tahun 2012 dan tetap tidak terlalu digemari dan terkenal karena tidak segagah yang model Full Black 2010 di generasi kedua. Apalagi ditambah dengan luminous yang digunakan tidak sebagus generasi kedua. Tidak hanya itu, ada juga model lain yang tidak begitu popular dari generasi ketiga ini seperti Aquaracer 500m chronograph calibre 16 dengan nama model CAK 2110, CAK 2111 dan CAK 2112. Ada juga yang menggunakan movement calibre 72 untuk model CAK 211A dan CAK 211B dengan fitur countdown chronograph berdiameter 43mm.

Generasi 4 Periode 2014-Sekarang

   

            Generasi ini adalah generasi berakhirnya Aquaracer 500m dan setiap model kembali ke 300m dan bentuknya pun kembali ke Aquaracer Classic dibuat dengan berbagai varian yang movementnya berbeda-beda. Bahkan dibeberapa model awal memiliki bezel stainless steel seperti model lama yaitu model WAY 2110 dan WAY 2112 dengan  movement automatic calibre 5 yang diproduksi sejak tahun 2014 dengan diameter 40,5mm. Berikutnya pada tahun 2017 model WBD 2110 dirilis dan diklaim sebagai penyempurnaan dari model WAY 2110, diameternya menjadi 41mm dan markernya lebih tebal dan sekarang sepenuhnya menggantikan model WAY 2110 yang sudah tidak produksi lagi.

  

            Di generasi akhir ini dibuat jam tangan chronograph model CAY 2110 dengan movement calibre 16 dan model CAY 1110 yang menggunakan movement 3,6,9 mechanical chronograph grande date dengan calibre 45 dan diameter lebih besar yaitu 43mm dengan steel bezel. Bukan hanya itu saja, dibuat juga model Aquaracer 300m calibre 5 dengan ceramic bezel sejak tahun 2015 seperti WAY 211B dan WAY 218B dengan diameter 41mm. Jam tangan ini juga hadir dengan pilihan diameter 43mm untuk model WAY 201A sejak tahun 2016. Selanjutnya ada model Aquaracer ceramic bezel sport model calibre 5 seperti dimodel WAY 208D, WBD 218C, WAY 208E, WAY 208C dan WAY 208D dengan banyak pilihan warna  dan desain dial sejak tahun 2017.

   

            Kemudian dibuat juga chronograph 300m ceramic bezel dengan diameter 43mm seperti model CAY 111A, CAY 211A, dan CAY 211B yang menggunakan case calibre 5. Aquaracer memang hampir tidak pernah menggunakan fitur GMT, semuanya menggunakan analog biasa, chronograph dan alarm. Sampai pada akhirnya dibuat satu model yang dikenal dengan Aquaracer Pepsi dengan model reference WAY 201F, bezel jam tangan aluminium dengan kombinasi warna biru dan merah yang lazim disebut pepsi. Model ini sangat digemari dan popular karena desainnya benar-benar keluar dari patern Aquaracer dari sejak dibuat. Jam tangan satu ini memiliki fitur GMT menggunakan movement calibre 7 dengan water resistance 300m.

Review  Aquarace CAP 2111 Calibre 16 Chronogrpah

            Model ini merupakan salah satu model yang paling dicari oleh para kolektor Tag Heuer khususnya para pecinta Aquaracer. Desainnya sangat klasik yang masih mempertahankan tampilan awal Aquaracer dengan fitur yang advance yaitu fitur chronograph.

Dial & Crystal

            Salah satu hal yang menarik dari Aquaracer ini adalah tekstur dialnya yaitu horizontal line design yang sangat tegas yang tidak terlalu rapat, hal tersebut membuat jam tangan ini telihat sangat sporty dibandingkan dengan model lain yang polos. Semua finishing garisnya rapi dan varian warna putih ini terlihat lebih elegan dibandingkan dengan warna hitam. Setiap markernya applied dengan stick marker khas Aquaracer dilapisi luminous dengan frame berwarna silver. Lalu ada 3 sub dial yang ditempatkan diposisi angka 6, 9 dan 12.

            Sub dial yang berada di angka 6 adalah indikator per 1 jam stop watch running yang akan bergeser setelah stop watchnya sudah running 1 jam. Lalu sub dial di angka 9 adalah sub dial detik sedangkan yang berada di angka 12 adalah sub dial minute counter. Logo Tag Heuer tercetak pada posisi angka 3 berwarna hitam yang  diprint biasa dan fitur tanggal dengan sloping window yang sangat rapi serta terdapat tulisan “Aquaracer Automatic” berwarna hitam mengelilingi jendela tanggal. Secara keseluruhan bagian dial sangat rapi memvisualisasikan dengan jelas bagaimana detail merek ini pada finishingnya. Bentuk handsnya pun tegas yang menyesuaikan dengan bentuk markernya. Jam tangan ini menggunakan Sapphire Crystal dengan gaya top hat sedikit menonjol dari bezel yang jelas dilapisi oleh anti reflective sehingga dial terlihat bersih.

Bezel & Insert                

            Bagian ini juga merupakan bagian khas dalam model Aquaracer ini karena bezelnya tidak bulat tetapi bersisi 12 dengan pembatas yang sedikit menonjol berbahan Stainless Steel dengan kombinasi finishing brush dan polish. Pada bagian atas bezel terdapat marker 60 minute yang di engraved dengan sangat rapi berwarna hitam. Satu hal yang disayangkan dari model Aquaracer ini adalah bezelnya tidak memiliki gerigi sehingga agak sulit untuk mengoperasikannyan karena sering tergelincir karena bezelnya yang licin. Jam ini menggunakan 120 Click Uni Directional Rotating khas dive watch dengan aksen putar yang sangat solid walaupun grippingnya sedikit licin.

 

 

Case & Caseback                               

            Bagian casenya berbahan solid 316L Stainless Steel dengan finishing samping polish dan bagian atasnya yaitu dibagian lug dengan finishing brush, bentuk casenya pun tidak bulat yang menyesuaikan dengan kontruksi bezelnya. Selanjutnya disisi lain terdapat crown yang dilindungi crown gruad bergerigi dengan finishing yang halus dan logo Tag Heuer yang diembos dipermukaan. Selain itu, dibagian atas dan bawah crown terdapat chronograph pusher yang  bentuknya memanjang untuk mengoperasikan fitur chronograph yaitu bagian atas untuk start dan stop watch sedangkan bagian bawah untuk reset. Lalu fitur screw down crown yang sudah wajib dengan posisi pertama untuk manual winding, posisi kedua untuk setting tanggal, dan posisi terluar untuk setting jam.

            Caseback jam tangan ini solid tertutup yang sedikit miring atau sloping sehingga menambah ketebalan casenya. Lalu dibagian tengah caseback diembos gambar helm diver vintage untuk menegaskan bahwa ini adalah jam tangan diver dan juga terdapat logo merk, model referensi, nomor seri, dan spesifikasi yang terukir sangat rapi disekeliling caseback.

Bracelet / Strap

            Bracelet untuk jam tangan ini super solid dengan 316L Stainless Steel bracelet dengan kualitas yang sangat bagus dan finishing all brush. Braceletnya tebal dan untuk claspnya pun premium yang bergaya Double Push Fold Over Clasp dengan logo Tag Heuer yang di engraved dengan sempurna dibagian permukaannya.

Lume & Dimension

            Luminous jam tangan ini tidak perlu diragukan lagi karena luminousnya sangat responsif, terang dan durable. Diameter real jam tangan ini adalah 43mm dengan ketebalan 15,5mm.

 

Review Aquaracer WAY 201F

            Tag Heuer mengambil keputusan yang sangat tepat dengan membuat model WAY 201F ini karena menyegarkan line up Aquaracer yang cenderung monoton. Jam tangan ini terlihat young, fresh dan casual tanpa meninggalkan sejarah Aquaracer dalam bentuk case dan desainnya secara umum.

Dial & Crystal

            Jam tangan ini masih tetap menggunakan ciri khas dial Aquaracer yaitu horizontal line dial tetapi yang ini sedikit berbeda dengan garis yang lebih rapat dan tekstur yang lebih cembung dan warna dialnya matte black sehingga tidak mengkilap. Semua markernya applied dengan ukuran yang lebih besar dan bentuknya sama seperti Aquaracer pada umumnya. Bentuk handsnya pun sedikit berbeda dengan Aquaracer lainnya, dan jam tangan ini memiliki jarum GMT berwarna merah dengan ujung hands yang dibuat selaras dengan markernya.

            Logo Tag Heuer nya pun applied berwarna silver, bagian bawahnya terdapat tulisan Aquaracer yang applied juga, dan dibagian bawah dialnya ditulis spesifikasi bertuliskan “Calibre 7 GMT” berwarna merah dan sisanya berwarna putih yang diprint di satu bidang yang rata. Dial Aquaracer ini terlihat jauh lebih advance dimodel generasi keempat yang lebih dynamic dan lebih sporty. Jam tangan ini menggunakan Sapphire Crystal.

Bezel & Insert

            Bagian bezel jam tangan Aquaracer  WAY 201F menggunakan Sapphire Crystal. Insert jam tangan ini berbahan aluminium dengan perpaduan warna biru dan merah atau lazim disebut pepsi. Selain itu terdapat marker 24 jam yang diprint berwarna silver yang semuanya dibuat sangat rapi. Sebagai jam tangan diver GMT, perlu memiliki bezel yang dapat diputar. Jam tangan ini bezelnya dapat diputar 2 arah seperti jam tangan GMT pada umumnya. Tetapi saying bezel jam tangan ini tidak memiliki gerigi sehingga terasa keras dan licin ketika akan mengoperasikannya.

Caseback

            Bagian case dan caseback jam tangan Aquaracer WAY 201F hampir sama dengan model CAP 2111. Jam tangan caseback ini adalah solid caseback dengan engraving yang hampir semua sama untuk line up Aquaracer. Fitur screw down crown untuk setting GMT berada diposisi kedua yang berlawanan dengan arah setting tanggal.

Bracelet, Lume & Dimension

   

                Kualitas bracelet jam tangan Aquaracer model WAY 201F ini solid dan kualitasnya sama dengan jam tangan Aquaracer pada umumnya. Untuk bagian claspnya dilengkapi dengan double push fold over clasp yang premium. Untuk bagian luminous jam tangan ini tidak perlu diragukan lagi karena sangat responsive, sangat terang dan sangat duriable. Diameter real jam tangan yang satu ini adalah 43mm dengan ketebalan 13mm dengan lug to lug tipnya hampir 50mm.

            Oke guys demikian mengenai cerita, perkembangan dan review dari jam tangan model Aquaracer dari merek Tag heuer. Semoga bermanfaat dan bisa dijadikan pedoman sebelum membeli Tag Heuer khususnya model Aquaracer.

Selamat menikmati jam tangan apapun yang kalian punya, sampai ketemu lagi di artikel yang selanjutnya. !!

 

Review Jam Tangan  RESERVOIR
Review

Review Jam Tangan RESERVOIR

Jam tangan merek Reservoir ini pernah masuki nominasi di event Grand Prix D` Horlogerie di Jeneva tahun 2018 dan merek inipun diperkenalkan di Best Award tahun 2019 yang cukup menyita banyak perhatian pengunjung waktu itu dan banyak dibicarakan. Jam tangan ini bukan merupakan microbrand bahkan dikategorikan sebagai Luxury Brand yang berhasil di develop  dengan sangat baik sejak tahun 2015 dengan founder bernama Francois Moreau. Merek ini baru mengeluarkan line up mereka pertama di tahun 2017 yang langsung dipamerkan diajang Grand Prix D`Horlogerie di tahun 2018.Merek Reservoir ini mempunyai pola planning yang mirip seperti merek Bell & Ross yaitu Swiss Manufacturing and Parisian Design yaitu di desain di Paris, dibuatnya di Swiss tepatnya di La Chaux-deFonds jadi merek Prancis yang dibuat di Switzerland. Merek Reservoir adalah merek luxury yang masih baru tapi cukup menyita perhatian banyak pengamat dunia horology karena pendekatan desainnya cukup radikal yang cukup berbeda dengan  pendekatan desain merek-merek lain yang ada didunia jam tangan pada umumnya.

Design

Model Hydrosphere & Model TiefenmesserKonsep yang mereka bawa cukup radikal kalau dibandingkan dengan pendekatan desain merek luxury lainnya yang cenderung konvensional. Apabila dilihat inspirasi jam tangan ini cukup standar seperti merine, aeronautics, cars atau racing tapi memiliki desain approach yang berbeda sekali jika dibandingkan dengan yang lain karena desainnya liar sekali dan cukup radikal, selain itu untuk tingkat detailingnya yang extra ordinary. Merek ini dalam mengambil desain inspirasi sangat detail seperti model Hydrosphere yang dibuat mirip dengan diving meter, alat pengukur kedalaman, dive gauge dan scuba pro dan model Tiefenmesser yang benar-benar mengambil model meter gaugenya kapal selam.

Model Airfight & Model CarsLalu model Airfight yang mirip sekali dengan altimeter di pesawat jet tempur dan line up model Cars yang sangat mirip speedeometer mobil balap jaman dulu sampai dengan yang modern bahkan tidak cuman itu saja sampai indikator bensinnya pun merek tambahkan dalam jam tangannya dan ini berfungsi sebagai indikator power reserve bukan hanya sekedar hiasan.

Fitur

Retrograde Minute & Jumping HourEksekusi dialnya sangat detail dan advance, layering pun sangat detail dan rapi sekali dan semua marker-marker serta semua detail di dialnya dibuat dengan sangat rapi, very well finish. Mereka mempunyai fitur andalan yang menjadi nilai jual mereka seperti Retrograde Minute, Jumping Hour dan Power Reserve. Retrograde Minute adalah sebuah mekanisme jarum menit yang dibatasi sampai ujung tertentu, ketika jarum menitnya sampai diujung tertentu maka akan kembali lagi ke posisi semula kearah sebaliknya. Jumping Hour adalah sebuah indikator jam yang berada diatas posisi angka 6 yang biasanya merupakan indikator tanggal di jam biasa lainnya.

Sedangkan indikator yang mirip seperti bentuknya indikator bensin itu merupakan fitur Power Reverse, yaitu fitur untuk melakukan pengisian dengan manual winding maka jarumnya akan terus bergerak ke ujung kanan walaupun ini adalah jam tangan automatic tapi power reserve indikator tetap mereka berikan. Jadi walaupun jam tangan ini automatic kita akan tetap akan mengetahui power yang disimpan oleh movement ini.

Inspiration

Retrograde minute dan jumping hour ini bukan merupakan suatu hal yang baru dalam dunia horology. Reservoir mengambil inspirasi jam tangan yang pernah dibuat oleh Gerald Genta, tapi Gerald Genta pun bukan orang pertama yang menggunakannya karena jumping hour sudah ada pada era pocket watch tahun 1882 sedangkan untuk retrograde minute sudah ada dari sejak tahun 90an yang dulu bernama Le Phare Sectora tetapi Gerald Genta menggabungkan kedua fitur tersebut dalam satu jam tangan yang menjadi inspirasi bagi merek Reservoir. Langkah yang berani ini tentunya mempunyai konsukuensi yaitu movementnya harus mendukung.

MovementMovement yang dipakai bukan movement yang baru, mereka menggunakan movement berbasis ETA 2824 dengan menambahkan satu modul yang pernah didevelop oleh perusahaan movement bernama Telos yang dimiliki oleh Frank Orny & Johny Gerardin yang merupakan orang-orang dibalik projectnya Harry Winstons Opus 14 dan Montblanc Metamorphosis. Bukan sebuah kerja yang mudah, dan tentunya tidak murah dan Reservoir ini diketahui menambahkan security device untuk menghindari kerusakan ketika setting menitnya berlawanan dengan arah jarum jam dan mereka menjamin itu tidak akan merusak movementnya. Walaupun movementnya berbasis ETA, untuk kompleksitasnya cukup advance dan ini berhasil dieksekusi dengan baik oleh merek Resevoir ini.

PresentationKehadiran merek Reservoir ini adalah refreshment dalam dunia jam tangan (horology) terutama di level luxury. Jam tangan luxury itu bukan hanya Lorek, Epi, Patek dan lain-lain tetapi masih banyak opsi dan pilihan lain yang  menarik. Range harga merek Reservoir ini berada di 5000 EUR atau sekitar harga 60-70 juta dan bukan harga yang murah, untuk brand heritage merek Reservoir ini masih baru untuk harga segitu. Tetapi untuk build quality, presentasi, desain, eksekusi detail, fitur dan konsep keseluruhan yang mereka bawa sebagai luxury brand yang cukup worth it sekali.

Tetapi juga jangan jadikan merek Reservoir ini jadi jam tangan luxury yang pertama. Jam tangan worth it bagi yang sudah berada di zona luxury watches dan sudah mempunyai beberapa koleksi, jam tangan bagus untuk melengkapi koleksi jam tangan luxury yang ketiga, keempat, dan seterusnya. Jam tangan ini cocok bagi orang-orang racing, vintage car dan aeronautic enthusiasts. Dan harganya untuk kategori luxury brand yaitu tidak terlalu mahal.

Packaging

Packaging merek Reservoir ini sangat bagus, ukuran kotaknya sangat besar yang sangat premium dengan berbahan kayu dan finishing yang premium. Bagian dalamnya pun dibuat sangat mewah, terdapat beberapa compartment yang terasa lebih premium. Jadi merek ini tidak hanya fokus ke bagian desain, detailing, fitur, spesifikasi, dan build qualitynya tetapi mereka juga tetap memperhatikan presentasi atau kemasan yang dibuat dengan sangat baik.

Weakness

Tidak ada jam tangan yang sempurna karena tergantung kita melihatnya dari sudut pandang mana. Untuk merek Reservoir ini secara brand positionnya belum terlalu bagus karena masih baru. Kelemahan yang kedua yaitu secara desain, jam ini belum menjadi selera kebanyakan semua orang karena selama ini selalu disuguhkan dengan desain cenderung konvensional yaitu bulat, kotak, chronograph, analog, three hands yang itu-itu saja. Dulu mungkin ada juga yang tidak suka konsep seperti itu tetapi karena terus disuguhkan berulang-ulang maka akan menjadi lazim dan menjadi zona nyaman bagi orang-orang.

Sementara untuk desain seperti Reservoir yang cenderung liar, saat ini mungkin bukan selera semua orang sehingga perlu waktu dan kehadiran yang berulang-ulang sehingga teregister dan desain seperti ini dijadikan desain biasa dan umum. Kelemahan ketiga yaitu secara kualitas dan teknis ada beberapa hal yang bisa di upgrade seperti bagian clasp yang termasuk premium tapi bukan sesuatu yang luar biasa dibandingkan merek luxury yang lain. Dan tidak semua model yang mereka buat itu terdapat luminous, walaupun ini bukan dijadikan diving tools tapi saat ini kalau luminous seperti hal yang wajib dan secara estetika akan menjadi lebih bagus.

Prospect

Prospek kedepan untuk jam tangan ini akan bagus tapi itu juga tergantung pada konsistensi dari distribusinya  dan konsistensi branding, marketing, after salesnya dan juga komunitas yang menghidupkannya. Merek ini akan bagus karena saat ini orang-orang juga perlu desain yang segar, fresh dan liar karena sudah cukup bosan disuguhkan dengan desain yang konvensional maka merek ini sudah berada di track yang tepat.

Merek Reservoir ini juga cukup bagus dengan custom strap seperti contohnya pada era Panerai dan Seven Friday begitu hype karena didukung oleh industri custom strap tetapi diluar itu semua keputusan yang diambil oleh merek Reservoir sangat bagus dengan menyajikan konsep yang liar tapi tetap didukung oleh kesempurnaan fisik dan teknis.

Oke guys demikian review menngenai jam tangan Reservoir ini. Jam tangan ini berada dikisaran haraga 5000 EUR atau sekitar 60-70 juta, memang bukan harga yang murah bagi sebuah brand yang masih baru. Namun, jika dibandingkan dengan apa yang mereka tawarkan seperti build quality yang bagus, lalu attention to detail yang very extra ordinary, desain yang liar dan unik serta fitur yang dimiliki jam tangan ini sehingga cukup sebanding dengan harganya sebagai luxury watch.

Selamat menikmati jam tangan apapun yang kalian punya, sampai ketemu lagi di artikel selanjutnya. !!

Review Jam Tangan  SEIKO DISCUS BURGER WATCH
Review

Review Jam Tangan SEIKO DISCUS BURGER WATCH

Dari bentuk jam tangan ini orang awam pasti tidak akan menyangka kalau jam tangan ini adalah merek Seiko karena desainnya yang sangat berbeda dari model-model Seiko pada umumnya dan jauh dari karakternya Seiko yang biasanya mereka buat. Jam tangan ini terlihat sangat modern, futuristik dan sepintas terkadang terlihat seperti jam tangan digital, dan ini adalah Seiko super limited hanya dibuat 100 pcs per modelnya sehingga jarang sekali terlihat dipasar jam tangan dan jarang yang membahas soal model Seiko ini.

Story Behind

            Beberapa website Jepang menyebut jam tangan ini dengan sebutan Discus Burger atau Disc Burger karena penunjuk waktunya berbentuk disc yang bertumpu yang terlihat disebuah display berbentuk disc juga dan tidak simetris berbanding dengan keseluruhan dialnya. Casenya pun beraksen bulat sekali seperti disc jadi dari mulai case, display dan penunjuk waktunya yang berbentuk bulat terlihat seperti disc atau piringan bertumpuk layaknya burger yang berputar secara sinergik untuk menunjukkan watu.

            Disc paling bawah adalah penunjuk jam, tumpukan disc kedua adalah penunjuk menit dan disc teratas yang paling kecil adalah penunjuk detik. Selain penunjuk waktunya bertumpuk, casenya pun terlihat seperti terdiri dari 3 piringan yang ditumpuk dan ketebalan bawah dan atasnya sama sedangkan middle case dibagian tengah yang ukurannya lebih lebar yang mirip seperti burger. Itulah sebabnya jam tangan ini disebut Disc Burger atau Discus Burger.

            Model ini termasuk kedalam line up Seiko yang disebut dengan Moving Design Line Up dan line up ini sudah tidak ada sekarang termasuk di website Jepang sekalipun. Discus Burger ini keluar sekitar tahun 2008 dengan model reference SCBS007 untuk yang berwarna hitam sedangkan model reference SCBS005  untuk jam berwarna putih, dan masih ada varian lain seperti SCBS015, SCBS017 dan lain-lain. Jam tangan ini dibuat khusus untuk market Jepang dan diproduksi sangat terbatas hanya 100 pcs per model.

Design

            Ketika line up muncul, seketika menuai pro dan kontra dari para penggemar Seiko, tidak semua suka desain seperti ini yang mereka bilang bukan Seiko banget. Namun, disisi lain juga tetap banyak yang menyukai karena desainnya fresh, simpel dan unik untuk sebuah merek Seiko. Desain dari Discus burger ini adalah hasil karya desainer Jepng yang bernama Tomoko Tamita dengan aksen-aksen yang didominasi oleh lingkaran atau lengkungan.

Dial & Crystal

            Bagian inilah yang paling membuat Discus Burger ini menjadi sangat unik yang bukan hanya saja berbentuk analog biasa yang angka-angkanya mengelilingi dial. Bagian main dialnya dibuat seolah tertutup, display waktunya hanya disisakan satu lingkarang kecil diposisi angka 9 dengan logo Seiko yang  berada disebelahnya. Untuk kedua model ini logo Seikonya seperti tertanam dibawah crystal dalam lapisan berwarna putih dan warna hitam yang terlihat semi transparan.

            Untuk jam tangan yang berwarna hitam yaitu SCBS007 logonya terkadang terlihat dan terkadang kurang terlihat apabila dilihat dari angle yang berbeda-beda. Untuk kedua model ini dial covernya warnanya tidak pekat, dibuat semi transparan sehingga terkadang bisa terlihat piringan-piringan yang berada di dalamnya jadi ini sangat unik. Khas jam tangan Seiko yaitu dari dulu menggunakan crystal berbahan Hardlex.

            Bagian display waktunya bukan merupakan analog ataupun digital dislay, lebih ke digital mekanik yang terdiri dari angka-angka yang berada di piringan yang bertumpuk. Untuk patokan waktunya adalah dua segitiga yang berada disebelah kiri dan kanan yang berwarna hijau. Piringan yang paling bawah berisi indeks jam dengan angka 1 sampai 12, piringan tengah berisi indeks menit dengan angka 0, 5, 10 dan seterusnya sampai dengan 60, sedangkan piringan paling atas adalah indeks detik dengan angka yang sama dimulai dari 0 sampai dengan 60. Cara untuk membacanya cukup simpel, yaitu tinggal melihat pointernya menunjuk angka berapa cuman memang harus dibiasakan saja. Untuk finishing jam tangan ini dibuat dengan sangat rapi, piringan atau discnya berbahan Stainless Steel dengan finishing brush yang  terlihat rapi dengan printing indikator yang sangat rapi juga.

Bezel & Case

            Bezel jam tangan ini adalah static atau fixed bezel dengan berbahan Stainless Steel untuk SCBS007 dilapisi Black DLC sedangkan untuk SCBS005 menggunakan Stainless Steel biasa, keduanya menggunakan finishing polish sehingga terlihat mengkilap. Kualitas jam tangan ini cukup bagus walaupun bezelnya static tetapi konstruksinya terlihat terpisah dari case dan apabila dilihat dari samping akan terlihat sekali layer-layernya dengan case bagian tengahnya lebih lebar. Untuk SCBS005 middle case dan lugnya dilapisi oleh DLC berbeda dengan bezel dan bagian casebacknya yang dibiarkan dengan aksen silver. Bentuk lugnya pun unik yaitu pendek dan meruncing, shape atasnya langsung menukik kebawah dan bagian bawahnya lumayan rata dengan garis casebacknya. Disisi satunya terdapat crown tanpa crown guard yang ukurannya pas karena tidak kebesaran maupun kekecilan. Dan bagian permukaan crownya dibiarkan polos biasa.

            Caseback ini juga memiliki keunikan karena mempunyai desain caseback dengan bagian depannya yang pinggiran luarnya dikuatkan oleh baut-baut dan bagian tengahnya dibuat semi transparan. Untuk jam yang berwarna hitam terdapat garis-garis lingkaran trasnparan dan satu lingkaran  atau open heart yang seukuran display yang ditempatkan tepat dibelakang display waktu yang ada dibagian depan. Konsepnya open heart sehingga balance movementnya terlihat dan disebelah terdapat tertulis Seiko Automatic dengan rapi. Bagian caseback ini dilindungi oleh hardlex mineral crystal yang dibuat semi transaparan. Dibagian paling luar di engraved detail-detail spesifikasi yang sangat rapi.

Strap

            Strap defaultnya untuk jam tangan model Seiko Discus Burger atau Disc Burger adalah rubber dan ada juga yang menggunakan Black leather dengan deployant clasp.

Movement

             Untuk kedua model ini menggunakan movement yang sama, Seiko standar yaitu Caliber 6R15 seperti yang dipakai oleh line up Seiko lain. Tetapi untuk line up ini dimodifikasi bagian depannya yaitu analognya digantikan oleh piringan atau disc. Automatic movement running di 21.600 VPH, 23 Jewels dan power reserve sampai dengan 50 jam. Jam tangan ini bukan meupakan jam tangan diver jadi crownya tidak terkunci jadi untuk manual winding tinggal diputar saja, posisi kedua crownnya kosong karena tidak ada fitur tanggal sedangkan posisi paling luar untuk setting waktunya yang tinggal disesuaikan saja. Jam tangan ini tidak terdapat ftur luminous.

Dimension

            Diameter real jam tangan ini adalah 40mm dengan ketebalan kurang lebih 14,1mm dan lug to lug tipnya 45mm dengan lebar lug 20mm merupakan dimensi yang sangat ideal sekali. Ketika dipakai jam tangan ini terlihat pas, cantik sekali yang terbantu dengan lugnya yang pendek jadi aksen membuat bulat sangat tegas.

Kelebihan & Kekurangan

            Kelebihannya adalah desainnya fresh untuk sebuah Seiko yang sangat menarik, unik, keren dan bukan Seiko sekali. Kelebihan kedua adalah fitmentnya yang pas, ukuran jam tangan ini pas untuk hampir semua ukuran pergelangan tangan, tidak terlihat terlalu kecil walaupun diameternya hanya 40mm karena terbantu oleh ketebalannya yang tidak terlalu tipis. Sedangkan untuk kekurangannya adalah Legibility yaitu untuk membaca waktunya susah karena ukurannya kecil yang berada di display yang ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan keseluruhan dial, angka-angkanya kecil dan tidak ada jarum penunjuk sehingga cukup membingungkan jadi harus benar-benar dibiasakan. Jam tangan ini dibuat bukan sebagai tools watch, tetapi lebih ke tujuan ke fashion dengan desain yang menarik.

            Oke guys demikian review mengenai model jam tangan Seiko yang unik ini, walaupun menuai pro dan kontra secara desain tapi harga jam tangan ini tidak main-main yang harganya mahal itupun kalau bisa menemukan jam tangan ini yaitu harganya berada dikisaran diatas 30 juta.

Selamat menikmati jam tangan apapun yang kalian punya, sampai ketemu lagi di artikel selanjutnya. !!

Review Jam Tangan  ROLEX CELLINI
Review

Review Jam Tangan ROLEX CELLINI

Pada tahun 1960 Rolex sedang gencar-gencarnya membuat line up sport dan diver watch sebagai buah ide dari market director Lorex bernama Rene Paul Jeanneret, dari sejak tahun 50an mendevelop marketing strateginya untuk model-model seperti explorer, cosmograph, submariner dan berhasil menempatkan Lorex dalam posisi yang sangat bagus dalam pasar Horology. Setelah bosan dengan ide itu, Rene Paul Jeanneret mempunyai ide untuk membawa Lorex ke arah yang berbeda yaitu untuk mendekatkan kaum wanita. Setelah Hans Wilsdorf meninggal dunia CEO Lorex  dipegang oleh Andre Heiniger sejak tahun 1963 yang ternyata sefrekuensi dengan Rene Paul Jeanneret, maka mulailah mereka menggandeng dresser-dresser artis Hollywood yang terkenal  dan professional pada saat itu salah satunya adalah Oleg Cassini yang juga merupakan dressernya American First Lady.

            Lorex mulai memproduksi line up untuk kaum wanita dan mereka membrandingnya dengan label luxury, bukan sekedar wood watch tetapi pada saat itu belum menggunakan nama Cellini. Rene Paul Jeanneret adalah marketing director yang sangat ambisius dan agresif, dia mempunyai ide untuk membuat Rolex menjadi lebih modern, skinny (tipis) dan lebih elegan maka Lorex menggandeng seorang desainer jam tangan yang sangat terkenal yaitu  Gerlad Genta yang mendesain jam tangan seperti Patek Philippe. Maka munculah model Lorex yang mulai unik bentuknya dengan nama Lorex King Midas yang terlihat sekali goresan tangan Gerlad Genta ada dalam desain jam tangan tersebut. Bentuknya unik dan langsung terkenal terutama setelah dipakai oleh Elvis Prasley yang dikenal menyukai jam tangan yang bentuknya unik.

            Lorex King Midas inilah yang mendorong Rene Paul Jeanneret untuk mewujudkan line up Cellini yaitu sebuah nama yang diambil dari seorang Italian Goldsimth dan Sculptor (pematung) yang sangat terkenal waktu itu yaitu Benvenuto Cellini. Pada tahun 1970 nama Cellini ini mulai dipajang disebuah jam tangan buatan Lorex yaitu model reference 4651 yang sangat berbeda secara desain dari konsep desainnya Lorex yang biasa mereka wujudkan dalam jam tangannya. Jam tangan ini dipersembahkan untuk kaum wanita yang terlihat sekali goresan-goresan Gerlad Genta dalam desainnya walaupun tidak secara formal disebutkan bahwa itu merupakan desainnya Gerald Genta karena desain jam tangan ini mirip seperti Lorex King Midas yang sudah hadir sebelumnya.

 

 

  

            Pada tahun 2000 Lorex Cellini terus dikeluarkan dengan model-model baru yang bentuknya tidak umum seperti Lorex Cellini Prince yang mulai dihidupkan kembali ditahun 2005. Selain itu, Lorex juga membuat Lorex Cellini yang bentuknya regular dengan model reference 5241 yang lebih dressy, lebih elegan yang diperuntukkan untuk kaum pria dengan berbahan platinum, Rolex Cellini inilah yang menjadi cikal bakal desain model Lorex Modern Cellini. Lorex Cellini terus di develop dengan bentuk yang berbeda, munculah Lorex Cellini Danaos dengan model reference 4233 yang menjadi buruan kolektor sekarang. Bentuknya cushion shade yang memadukan aksen classic vintage dengan dail yang modern. Model Cellini Danaos ini menjadi popular karena dipakai oleh pemain golf Amerika yaitu Phil Mickelson.

            Setelah Lorex tidak mengeluarkan model baru selama hampir 10 tahun, Cellini inipun dibuat kembali pada tahun 2014 dan dipamerkan diajang Best Award tahun 2016. Modelnya biasa disebut dengan Modern cellini, yang dibuat dengan 3 varian yaitu Cellini Time dengan model reference 5050X, Cellini Date dengan model reference 5051X dan Cellini Dual Time dengan model reference 5052X. Setikar 3 tahun kemudian yaitu tahun 2017, Lorex Cellini inipun dikeluarkan kembali model terbarunya yaitu Cellini Moonphase Pointer Date yang merupakan kali pertama lagi Lorex menambahkan fitur moonphase di era modern Lorex, sebelumnya pertama kali pada tahun 1950an.

Lorex Cellini Dual Time 50529

            Lorex Cellini dengan model reference 50529 ini bagus sekali dan mempunyai charisma tersendiri dengan premium material white gold adapun yang rose gold, menggunakan desain dress watch tetapi Lorex tidak membuat hanya sekedar simpel desain biasa karena didalam desain Rolex model Cellini ini terutama dibagian dialnya yang terlihat sangat dynamic untuk sebuah dress watch. Bentuk casenya terlihat bulat biasa tapi Lorex memberikan aksen manis dibagian static bezelnya dengan gerigi-gerigi kecil dibagian pinggirnya.

Dial & Crystal

            Jam tangan ini apabila dilihat dari jauh dialnya terlihat warna hitam biasa saja tetapi bila dilihat secara dekat barulah terlihat dialnya tidak cuman hitam biasa tapi bertekstur. Rolex memilih pattern sun burst daripada efek sun burst dengan eksekusi finishing yang sangat baik apalagi dari angle tertentu yang akan terlihat bagus sekali. Selain itu, logo Lorex yang biasanya berada diatas dial sedangkan untuk model ini memilih applied crown logo sebagai marker 12 yang sejajar dengan applied stick marker yang terpotong oleh marker 60 dalam bidang kecil yang sedikit menjorok kedalam. Semua indeksnya diprint berwarna putih dengan sangat rapi, dengan pemotongan marker ini justru membuat berhasil membuat model Celline dengan reference 50529 menjadi terlihat dynamic sekali untuk dialnya. Tulisan Lorex diprint putih berada dibawah crown lengkap dengan tulisan Geneve dan Cellini dengan font yang khas.

            Lalu dibagian bawahnya terdapat subdial waktu kedua lengkap dengan indeks 12 yang angka 9 nya diganti dengan AM/PM indikator. Di subdial waktu kedua ini jarumnya lengkap dengan jarum jam dan jarum menit yang sama seperti waktu penunjuk waktu utamanya hanya saja tanpa jarum detik. Tidak cuman itu, subdial inipun bagian tengahnya terdapat tekstur yang sama dengan main dial yang sangat dynamic. Tapi sayang karena dialnya berwarna hitam membuat semua keindahan dialnya kurang terlihat, terkadang pun markernya tidak terlihat apabila dilihat dari angle tertentu. Jam tangan berbahan Sapphire Crystal dibuat doff yang alhasil membuat jam tangan lebih terlihat reflective dibandingkan dengan Rolex yang lain.

 

 

Case & Caseback

            Static atau fixed bezel berbahan white gold dengan gerigi halus dibagian samping dan casenya berbahan solid white gold, bagian samping casenya cembung dengan dominasi finishing polish. Case white gold terasa cukup berat dan cukup berbobot. Dibagian sisi lainnya terdapat crown dengan bentuk membesar keatas, semua geriginya rapi dan dibagian permukaannya di embos logo Lorex. Screw down crown dengan aksen putar yang firm, posisi pertama untuk hand winding atau mengisi power dan posisi terluar untuk setting jam untuk kedua indikator waktu sedangkan posisi kedua atau tengah adalah posisi quick our adjustment untuk menyesuaikan waktu yang berbeda dengan waktu di subdialnya.

            Bagian casebacknya adalah solid caseback dengan gerigi yang khas mirip seperti gerigi yang ada di bezel, agak cembung bagian casebacknya yang terlihat membawa suasana Lorex tempo dulu yang dibiarkan polos, memang Lorex untuk bagian caseback model ini tidak pernah ditulis apapun sengaja dibiarkan polos.

Braclet / Strap

            Bagian strap jam tangan ini defaultnya menggunakan exotic leather berbahan aligator dengan warna hitam mengkilap dengan pending dibagian atasnya. Strapnya pun menggunakan tank buckle dengan khas Lorex Cellini dengan logo crown yang overlapping bucklenya. Tetapi sayang untuk ukuran strapnya pendek sekali ketika dipakai pun pas-pasan sehingga apabila yang memiliki lingkar tangan cukup besar dikhawatirkan tidak akan cukup.

Movement

            Movement yang dipakai oleh Lorex Cellini dual time ini adalah Calliber 3180 Automatic Movement yang mulai dibuat Lorex sejak tahun 1959, running difrekuensi 28.800 VPH, 31 Jewels, power reserve sampai dengan 48 jam yang medukung fitur quick our setting untuk dualtime yang independen dan juga mendukung Water Resistance sampai 50m saja dan juga jam tangan ini tidak terdapat luminous.

Dimension & Fitment

            Diamater real jam tangan ini adalah 39mm dengan ketebalan kurang lebih 12,2mm lalu lug to lug tipnya kurang lebih 45mm dengan lebar lug 20mm dan bobot realnya hampir 99gram. Ketika dipakai jam ini diameternya dan tebalnya juga pas yang terlihat elegan dan ketika dipakai pun nyaman sekali walaupun sayang dibagian strapnya yang kependekan.

            Itulah milestone Rolex untuk model Cellini dari mulai cikal bakalnya sampai ke era sekarang, yang bisa dibilang model Lorex yang paling sering mengalami perubahan desain. Model Lorex ini merupakan model lorex yang tidak terlalu popular bahkan tidak populer yang kalah jauh dengan line up Lorex model lain, karena jarang digembor-gemborkan dan yang membeli model Cellini adalah kolekter yang memang mengerti Lorex dan juga penggemar dress watch. Model Cellini mempunyai cerita yang panjang dan menarik juga sebuah keputusan yang sangat berani pada saat sport dan dive watch yang sedang happening waktu itu. Jadi ini bukan merupakan kegagalan desain dari Lorex tapi memang keluar diwaktu yang tidak tepat karena waktu itu lorex memang sedang heboh dengan sport, dive dan chronograph watchnya sampai dengan sekarang. Tetapi memang harus diakui Lorex Cellini mempunyai desain yang bagus dan mempunyai kharismanya tersendiri yang mempunyai pecintanya tersendiri.

Selamat menikmati jam tangan apapun yang kalian punya, sampai ketemu di artikel selanjutnya !!!