Review Jam Tangan YEMA SUPERMAN HERITAGE

Image 3
Review

Jam tangan ini berasal dari Prancis dan sudah memiliki nama yang  besar yaitu merek Yema. Pada tahun 1948 Henry Louis Belmont sebagai pionir French Watch Making membuat perusahaan jam tangan sendiri bernama Yema, dia adalah salah satu lulusan terbaik dari National Watchmaking School di Besancon tahun 1931. Dalam sebuah kontes sekolah untuk anak muda di Prancis, Henry tertarik dengan salah satu anak muda yang mempunyai imajinasi untuk sebuah ide merek bernama Yema yang merupakan sinonim dari Fine French Watch Making maka diambilah merek Yema sebagai merek jam tangannya sampai dengan sekarang.

             Debut pertama merek ini adalah pada tahun 1963 dengan membuat satu model fenomenal yang bersejarah sampai dengan sekarang yaitu model Yema Superman. Profesional dive watch 300m dengan fitur break stop yang sangat khas pada bezelnya atau yang biasa disebut bezel lock yang menjadikan Yema Superman ini sebuah ikon unik yang hadir di industri jam tangan khususnya di era tersebut.

            Jam tangan ini bernama Superman tetapi memiliki spesifikasi dive watch. Diluar dari spesifikasi yang tinggi sehingga model ini langsung berkolaborasi dengan French Air Force untuk dijadikan standar jam tangan para pilotnya. Model ini dipertahankan hingga saat ini dengan salah satu model barunya yaitu model Yema Superman Heritage sebagai representative milestone terpenting dari merek Yema.

 

Packaging

            Kemasan semua merek jam tangan Yema mempunyai kemasan yang sama yaitu Rally Style Leather berwarna coklat dengan kualitas leather yang bagus dan ukuran yang tidak teralu besar. Bagian zipper menggunakan gantungan dengan 3 warna mencerminkan negara asalnya yaitu bendera Prancis. Untuk bagian dalamnya terdapat tempat jam tangan dan tempat untuk strap disisi lain.

 

 

Dial & Crystal

            Keseluruhan desain jam tangan ini masih mempertahankan dengan jam tangan pendahulunya, bahkan bisa dibilang tidak ada bedanya sama sekali. Bentuk casenya sama hanya saja tampil lebih modern dan segar dengan logo Yema yang baru yaitu lebih curly. Dibagian bawah logo terdapat tulisan Superman yang telah diregister oleh merek ini. Dan dibagian bawah dial terdapat tulisan sederhana dari spesifikasi jam tangan ini yaitu Automatic 990 Feet (300m) yang diprint berwarna putih dengan eksekusi finishing yang rapi. Marker-marker juga masih mempertahankan model terdahulunya yaitu printed marker dengan dilapisi luminous sehingga terlihat cembung dan sangat rapi. Bagian dial paling luar memiliki minute tracker yang khas dengan garis-garis panjang dan bagian dial paling terdapat tulisan France yang tegas, menandakan jam tangan ini adalah buatan Prancis.

           

            Bagian jarumnnya masih sama menggunakan flat hour hand  dengan arrow minute hand dan fitur tanggal pun tetap dipertahankan pada posisi angka 3 dengan bingkai putih. Secara kesulurahn dial terlihat vintage dan sangat merepresentasikan model Yema Superman pendahulunya.  Bagian yang distinctive sekali adalah bagian crystalnya yang cembung, untuk versi baru ini menggunakan Sapphire Crystal yang terlihat cukup tinggi dari samping sehingga efek cembung ke dialnya juga terlihat cukup keren. Hasil pengujian menggunakan diamond selector juga hasilnya bagus.

Bezel & Insert

            Bagian bezel ini sangat unik adalah bezelnya bergaya Top Hat Bezel Style, walaupun geriginya hanya bergaya koin biasa, halus tanpa tepi tajam tetapi gerigi bezelnya overlapping dan bagian bezel bawahnya terlihat ada celah merupakan desain yang sangat unik. Diluar keunikannya, untuk finishingnya pun tidak diragukan lagi karena sangat rapi dan solid.

            Bagian bezel insert masih mempertahankan aluminium insert dengan marker yang rapi berwarna silver, angka-angkanya pun sama dengan pendahulunya. Dan tetap mempertahankan bezel lock yaitu pada saat posisi crown terkunci maka bezelnya pun terkunci tidak bisa diputar sehingga harus melakukan unscrew terlebih dahulu crownnya maka kuncinya akan terbuka dan bezelnya jadi bisa diputar ini merupakan safety diving tools. Selain itu, terbukti secara desain model ini sangat ikonik dengan bezel locknya.

 

 

Case & Caseback

            Bagian case jam tangan ini masih mempertahankan bentuk awalnnya, berbahan solid 316L Stainless Steel dengan case yang ramping sehingga bezel dan case backnya terlihat menonjol. Lug jam tangan ini yaittu semi flat yang sedikit panjang dengan Drilled Lug Holes untuk memudahkan pergantian strap.

            Bagian caseback merek ini memperbaharui desain untuk casebacknya, semua detail baik engraving dan emboss dibuat sangat  baik dan rapi sehigga tidak ada ujung yang tajam atau permukaan kasar sama sekali. Selain itu, endlink nya pun terlihat sangat solid.

 

 

Bracelet / Strap

            Braceletnya pun cukup ikonik, berbahan solid Stainless Steel dengan finishing kombinasi brush dan polish yang sangat rapi. Strapnya tidak terlalu tebal dan memiliki bentuk meruncing atau Tappering Down dari lug 19mm dan tappering down ke buckle yaitu 16mm yang merupakan vintage style sekali. Gaya braceletnya mirip dengan Jubilee bracelet atau bread of rice gaya Yema dengan  kualitas dan finishing secara keseluruhan yang sangat  bagus. Kemudian claspnya pun premium dengan finishing brush yang  rapi dan mekanisme buka tutupnya juga lancar tidak ada masalah dan memiliki fitur diver extension bagi yang membutuhkan ukuran yang lebih besar pada saat menggunakan diving suit.

Movement & Lume

            Movement yang digunakan adalah movement pihak ketiga yaitu Swiss Sellita SW-200 running di frekuensi 28.800 VPH, 26 Jewels, power reserve sampai dengan 38 jam dan mendukung Water Resistance sampai 300mm. Untuk luminous tidak perlu diragukan lagi menggunakan Superluminova berwarna hijau yang terang sekali dan sangat durable.

Dimension & Fitment

            Diamtere real jam tangan ini adalah 39mm dengan ketebalan kurang lebih 13,2 mm lalu untuk lug to lug tipnya adalah 48mm dengan lebar lug 19mm sedangkan untuk lebar bucklenya adalah 16mm yang merupakan dimensinya jam tangan vintage sekali. Ketika dipakai ukurannya sangat pas walaupun lugnya terkesan sedikit kepanjangan karena konstruksinya datar tidak melengkung kebawah. Diluar itu, ketika dipakai tetap nyaman karena bobotnya pun karena hanya 126gram saja.

Perkembangan Yema

            Pada tahun 1966 Yema tidak ketinggalan untuk mengikuti era boat race atau yachting dengan mengeluarkan model Yachtingraf menggunakan movement valjoux chornograph automatic dan Water Resistance 200mm dengan indikator Yachting atau Regatta Timer. Pada tahun ini pun Yema mengeluarkan line up racing yaitu model Ralyygraf dengan tampilan sangat racing sekali sehingga dipakai oleh pembalap Formula 1 yaitu Mario Andretti.

            Model ini tetap dipertahankan sampai sekarang di model Rallygraf dengan 3 varian terbaru yaitu model Reverse Panda, Brown Panda dan Special Edition Mario Andretti. Untuk ketiga model ini Yema menggunakan movement modern dan affordable yaitu Seiko Mechanical Quartz Hybrid VK64 yang menyebabkan jarum chronographnya bergerak mulus layaknya jam tangan otomatis dan tanpa jarum detik, Selain itu ketiga model ini dibelai oleh Rally Leather Strap bergaya racing yang sangat khas.

 Seiring nama Yema menjadi lebih popular, akhirnya manajemen memutuskan untuk melalukan ekspansi internasional di tahun 1966 dan berhasil menjadikan Yema sebagai perusahaan eksportir jam tangan no 1 di Prancis selama 3 tahun berturut-turut yaitu tahun 1966-1968. Lebih dari 500 ribu jam tangan di ekspor ke 50 negara yang berbeda. Lalu pada tahun 1982 Yema tidak berhenti berinovasi dan terus membuat jam tangan berkualitas, di tahun ini seorang astronot dari Prancis bernama Jean Loup Chretien membawa satu model jam tangan Yema keluar angkasa selama 10 hari yaitu Yema model Spationaute I dan merupakan jam tangan Yema pertama yang diluncurkan di luar angkasa. Selanjutnya diteruskan oleh Patrick Baudry pada tahun 1985 memakai jam tangan Yema Spationaute II dalam misi pertama Fraco American Orbital Flight Mission.

            Setahun kemudian yaitu tahun 1986 Yema dibawa kembali oleh seorang exploler bernama Jean Louis Etienne dalam perjalanan solonya ke kutub utara sehingga Yema membuat model khusus jam tangan yang tahan dingin dengan Titanium case dan mekanisme pendukung antimagnetic juga dengan fitur Sun`s Time untuk membantu navigasi. Pada tahun 2009 Yema memutuskan membuat in house movement sendiri, setelah menginvestasikan 3 juta Euro dalam kurun waktu 4 tahun. Sampai akhirnya pada tahun 2011 Yema berhasil membuat movement automatic pertamanya yaitu Caliber MBP1000 yang 100% didesain dan dibuat di Prancis. Tidak hanya itu milestone penting bagi merek Yema adalah pada tahun 2017 yaitu pada saat Yema membuat jam tangan trbute untuk 10 astronot  dari Prancis yang  pergi keluar angkasa untuk Proxima Mission. Untuk yang satu ini,  Yema bekerja sama dengan National Center for Space Studies (CNES) dalam membuat model Yema Spacegraf yang sampai sekarang pun model Spacegraf tetap diabadikan dan salah satunya adalah model terbaru dari Yema yaitu model Spacegfraf Zero-G, special edition CNES dan juga merupakan edisi 30 tahun Anniversary France Simulated Gravity Flight.

            Okey guys demikian kisah dan review jam tangan dari  Prancis yang cukup memiliki sejarah yang panjang dan prestasi yang bagus. Selain model tadi yang telah dibahas, masih banyak model-model ikonik lain yang merepresentasikan sejarah dari merek ini. Satu hal yang harus ditekankan adalah jangan berharap akan menemukan model modern di line up koleksi Yema karena merek ini memiliki konsep vintage atau retro inspire dari jam tangan legenda buatan merek ini di masa lalu.

Selamat menikmati jam tangan apapun yang kalian punya, sampai ketemu lagi di artikel selanjutnya. !!

Related Posts: